Breaking News:

Memaknai Hari Ibu

Memaknai Hari Ibu : Bagaimana Kualitas Perempuan Sumsel ?

Hari Ibu di Indonesia diperingati pada 22 Desember.Peringatan ini dapat berbeda-beda maknanya ba­gi setiap orang.

ist
dana-mega 

Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan juga un­tuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Kongres tersebut membahas berbagai isu yang ternyata masih cukup relevan untuk saat ini.

Isu-isu te­r­kait pendidikan perempuan, perkawinan anak-anak, kawin paksa, permaduan, dan perceraian se­ca­ra sewenang-wenang dan juga memperjuangkan peran wanita di berbagai bidang bukan hanya sebagai istri.

Untuk itu, dalam rangka Hari Ibu ini mari kita telisik bagaimana keadaan perempuan sa­at ini terutama di Sumatera Selatan (Sumsel) ?

Keadaan kependudukan Sumatera Selatan, dari Seks Rasio 2019 dirilis BPS sebesar 103,26.

Angka di atas 100 ini berarti jumlah penduduk laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan.

Ada 103 laki-la­ki per 100 perempuan. Angka Seks Rasio ini merata di semua kab/kota di Sumatera Selatan, semua ber­ada di atas 100.

Singkatnya, secara kependudukan perempuan di Sumsel tidak perlu khawatir ka­rena jumlah laki-laki masih cukup banyak, poligami mestinyanya tidak perlu terjadi dengan kom­po­sisi penduduk seperti ini.

Keadaan Pendidikan di Sumatera Selatan, kita telisik dari angka buta huruf.

Apabila kita perhatikan keadaan menurut jenis kelamin dan kelompok umur, diketahui bahwa di setiap kelompok umur ter­nyata perempuan lebih banyak yang buta huruf dibandingkan laki-laki.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved