Pilkada 2020 di Sumsel

Partai Hanura Lakukan Evaluasi Pasca Kalah di Pilkada 2020 Ogan Ilir & Musi Rawas, Kita Kembali ke 0

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mencatat baru meraih kemenangan di tiga kabupaten yang menggelar Pilkada 2020 di Sumsel.

Editor: Refly Permana
istimewa
Syukuran HUT Partai Hanura ke 14, di JL M Alwie- Soekarno Hatta, yang dihadiri pengurus dan jajaran partai Hanura se Sumsel, Senin (21/12/2020) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 7 Kabupaten se Sumsel pada 9 Desember lalu, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mencatat baru meraih kemenangan di tiga Kabupaten bagi calon yang diusung pada Pilkada 2020 di Sumsel.

Sementara, dua kekalahan sudah dipastikan, yakni di Pilkada 2020 di Ogan Ilir yang mengusung Ilyas Panji Alam- Endang PU Ishak.

Lalu, Pilkada 2020 di Musi Rawas yang mengusung Hendra Gunawan- Mulyana.

Sedangkan di Pilkada 2020 di PALI,  yang mengusung Devi Suhartoni- Daramadi, masih menunggu hasil di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: KPK Siapkan 90 Saksi untuk Sidang Johan Anuar Wabup OKU, Empat Pria Disebut Saksi Mahkota

"Evaluasi Pilkada 7 Kabupaten se Sumsel pada 2020, Partai Hanura saat ini yang sudah dipastikan kalah di Ogan Ilir sama Musi Rawas.

Sedangkan untuk Kabupaten PALI masih berjuang di MK," kata ketua DPD Partai Hanura Sumsel, Achmad Al Azhar, disela- sela syukuran HUT Partai Hanura ke 14, di kediamannya JL M Alwie- Soekarno Hatta, yang dihadiri pengurus dan jajaran partai Hanura se Sumsel, Senin (21/12/2020) malam.

Dijelaskan Azhar, meski tidak menyebutkan evaluasi secara detil, pihaknya kemungkinan akan merombak pengurus yang ada,

khususnya di Ogan Ilir yang tidak berjuang memenangkan paslon yang telah direkomendasikan DPP Hanura.

"Kita tentu mendata kembali, apa yang telah kita lakukan dalam memperjuangkan calon di OI dan Mura.

Kita mengevaluasi letak kesalahan, dan ini jadi pelajaran kita kedepan, tentunya dengan semangat yang baru, agar berhasil untuk masa akan datang," tegas Azhar yang didampingi Sekretaris DPD Aslam Mahrom.

Baca juga: Pekan Kedua Januari 2021, PAUD/TK/SD dan SMP di Palembang Mulai Belajar Tatap Muka

Dijelaskannya, dengan usia Partai Hanura yang sudah berusia 14 tahun, menunjukkan Partai Hanura sudah remaja dan menjelang dewasa.

Tentunya, diharapkan Partai Hanura ke depan bisa lebih matang lagi dalam rangka mencapai sukses pemilu 2024. 

Mengingat pada hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu, meski Partai Hanura berhasil menempatkan 43 kadernya sebagai anggota DPRD se Sumsel, namun nyatanya Partai Hanura gagal lolos ke Senayan, karena tidak memenuhi syarat minimal PT (parliamentary threshold).

Sehingga diibaratkan, saat ini Partai Hanura berjuang kembali dari nol untuk sukses di Pileg 2024 mendatang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved