Duel di Jalanan Lubuklinggau
Duel di Lubuklinggau belum Ada Penetapan Tersangka, 2 Warga yang Terlibat Sama-sama Melapor
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Suwarno, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menetapkan status tersangka
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sugianto (38 tahun) dan Toni Jasman (31 tahun), dua laki-laki terlibat perkelahian di Kota Lubuklinggau hingga saling tusuk, masih menjalani perawatan di RS AR Bunda.
Duel berdarah antara warga Jalan Perbakin, Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan warga Kelurahan Karya Bhakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II disebabkan diduga karena salah paham.
Dalam peristiwa ini, Sugianto mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Toni mengalami 10 luka tusuk di bagian badan dan kakinya.
Baca juga: Cerita Haru Pasien Sembuh Covid-19, 17 Hari Berjuang Melawan Virus Corona Sampai Sembuh
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Suwarno, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menetapkan status tersangka.
"Untuk saksi saat ini, belum ada yang kita panggil, tapi kemungkinan keluarganya akan kita panggil, mereka saling lapor," kata Suwarno saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/12/2020).
Karena saling lapor maka keduanya akan dikonfrontir hasil dari keterangan keduanya pihak penyidik baru bisa mengambil langkah selanjutnya siapa yang salah dan yang benar.
"Nanti kita konfrontir dulu, nanti keliatan setelah dikonfrontir siapa yang salah dan yang benar," ujarnya.
Ia mengungkapkan berdasarkan keterangan sementara dilapangan saat kejadian keduanya sudah terlibat keributan sejak Sabtu (19/12/2020) malam.
Baca juga: Perolehan Suara di Pilkada 2020 OKU Didugat ke MK, Kubu Kuryana-Johan Enggan Berkomentar
Namun, berhasil dipisahkan oleh pedagang di sekitar supaya jangan bertengkar. Minggu (20/12/2020) malam Toni kembali mendatangi Sugianto dan melihat Sugianto tengah berjualan di lapaknya.
"Saat itu Toni langsung mendekati Sugianto dan memukul kepalanya menggunakan pisau, tak terima Sugianto langsung mengambil obeng dan menusuk Toni 10 kali," ungkapnya.
Merasa terdesak, Toni kemudian kabur ke arah Polres Lubuklinggau dan oleh pihak piket Polres di bawa ke Rumah Sakit dr Sobirin untuk mendapat perawatan.
Karena tidak ada alat rongten dirujuk ke Rumah Sakit Ar Bunda.
"Nanti setelah sembuh baru akan kita lakukan pemeriksaan lagi, saat ini keduanya masih dalam perawatan intensif," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/duel-di-jalanan-lubuklinggau.jpg)