Berwisata Dimasa Pandemi, Kunjungi Museum SMB II Cara Virtual

Indah Karunia Sari Pratama, terinspirasi mengembangkan produk virtual untuk kunjungan ke Museum Sultan Mahmud Badarruddin II Palembang (SMB II).

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Tampilan museum virtual http://museumsmb2.iheritage.id 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kendati kegiatan berwisata di masa pandemi Covid-19 dilonggarkan, namun banyak kalangan memilih untuk menunda kunjungan ke tempat wisata termasuk diantaranya kunjungan ke museum. 

Bertolak dari keadaan tersebut, Indah Karunia Sari Pratama, mahasiswi Pascasarjana Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah terinspirasi untuk mengembangkan produk virtual untuk kunjungan ke Museum Sultan Mahmud Badarruddin II Palembang (SMB II). 

 Kini melalui melalui situs http://museumsmb2.iheritage.id , mereka yang ingin melancong ke museum Museum Sultan Mahmud Badarruddin II Palembang (SMB II) cukup klik dan menikmatinya melalui perangkat elektronik.

Situs museum virtual ini menampilkan sejarah dan peninggalan budaya masyarakat Sumsel yang ada di museum yang berlokasi di Jl Sultan Mahmud Badaruddin, 19, Ilir, Palembang. 

Dalam pengembangan situs virtual museum tersebut Indah dibantu beberapa rekannya yang merupakan alumnus Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya dan  Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Fatah. 

Indah menjelaskan, pengembangan museum virtual ini dimaksudkan untuk membantu mengenalkan Museum SMB II kepada masyarakat dengan lebih mudah. Selain itu, situs museum virtual ini juga ditujukan sebagai media pembelajaran sejarah kepada peserta didik tanpa harus melakukan kunjungan fisik ke museum. 

"Alhamdulillah, hari ini launching Virtual SMB II Palembang. Program ini bisa dijalankan berkat bantuan dari Kemendikbud dalam event fasilitas bidang kebudayaan tahun 2020," kata Indah saat ditemui usai peluncuran situs museum virtua di Ballroom Beston Hotel, Senin (21/12/2020). 

Dia menambahkan, untuk bisa mengakses museum secara virtual, masyarakat hanya perlu mengakses situs http://museumsmb2.iheritage.id . Tak hanya itu, masyarakat dapat melakukan kunjungan virtual dengan mengunduh aplikasi versi Android di Play store.

"Ini pertama kali di Sumsel untuk sebuah museum dibuat virtualisasinya," kata dia. 

Situs http://museumsmb2.iheritage.id berisi berbagai informasi tentang Museum SMB II Palembang, tampilan delapan spot museum dalam versi panorama mulai dari halaman museum hingga benda koleksi, lokasi museum hingga koleksi kitab raja Palembang dalam bentuk buku elektronik (e-book).

Indah berharap ke depannya upaya virtualisasi museum yang dilakukannya juga diikuti oleh seluruh museum di Sumsel. Tujuannya, selain mempermudah akses juga untuk pembedaharaan data benda koleksi museum. 

"Jika semua koleksi sudah memasuki umur tua virtualisasi ini bisa menjadi pembedaharaan. Melalui website ini seluruh koleksi bisa terselamatkan dan bisa dilihat kembali oleh anak cucu kita. Kami berharap juga pemerintah daerah dapat mendukung dan menjembatani program ini," terang guru sejarah di SMA Bina Warga 2 Palembang.

Ketua Asosiasi Guru Sejarah Indonesia Provinsi Sumsel, Mery Hangraini, menyebut virtualisasi museum ini membantu para guru  sejarah dalam menyampaikan materi terkait benda koleksi sejarah terutama dalam kondisi saat ini di mana sekolah masih menggunakan sistem pembelajaran daring. 

"Kami mengapresiasi situs museum virtula ini karena bisa menjadi model pembelajaran untuk kami para guru," kata Mery. 

Menurut dia, virtual Museum SMB II Ini juga bisa digunakan tidak hanya dalam masa pandemi saja. Bahkan, setelah pandemi juga bisa digunakan karena di era modern ini pembelajaran dengan menggunakan berbagai media akan sering digunakan.

Tampilan museum virtual http://museumsmb2.iheritage.id
Tampilan museum virtual http://museumsmb2.iheritage.id (ho/sripoku.com)

"Harapannya ke depan untuk seluruh museum di Sumsel juga membuat virtual seperti ini. Kami sangat apresiasi ide ide apalagi yang bisa mambantu dalam kegiatan belajar mengajar," ujarnya.(mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved