Breaking News:

Antisipasi Sebaran Covid-19 Libur Nataru, Dinkes Bakal Screening Pendatang di Pintu Masuk Sumsel

Dinas Kesehatan Sumsel menyiapkan tim di akses pintu-pintu masuk Provinsi Sumatera Selatan. Screening Pendatang di Pintu Masuk Sumsel

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
Antisipasi Sebaran Covid-19 Libur Nataru, Dinkes Bakal Screening Pendatang di Pintu Masuk Sumsel
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Lesty Nuraini, Kadinkes Sumsel

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Kesehatan (Dinkes)  Sumsel bakal menyiapkan tim di akses pintu-pintu masuk Provinsi Sumatera Selatan. Para petugas ini akan bertugas menmeriksa kesehatan pendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Lesty Nuraini, mengatakan dalam masa liburan Nataru banyak masyarakat yang beraktivitas liburan dengan keluar dan masuk ke Bumi Sriwijaya.

Maka itu, untuk menekan terjadinya penyebaran Covid-19 petugas bakal langsung mengecek kesehatan tubuh masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke Sumsel.

"Para pendatang ini akan kita lakukan  pengecekan suhu tubuh dan lainnya. Kita ingin, mereka yang melakukan perjalanan benar-benar dalam kondisi sehat," katanya, Minggu (20/12/2020).

Ia menjelaskan, selain di pintu masuk Sumsel pihaknya juga akan melakukan penjagaan di tempat-tempat wisata yang ramai pengunjung. Bersama tim gabungan dari lintas instansi, pihaknya akan memastikan penerapan protokol kesehatan dapat terjaga.

Menurutnya, saat ini pandemi Covid-19 kembali meningkat, apalagi usai Kota Palembang ditetapkan kembali masuk ke dalam zona merah. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pergantian tahun dan diimbau tetap berada di rumah sehingga tidak terjadi kerumunan yang berbahaya bagi kesehatan. 

"Bagi masyarakat kalau memang kurang sehat, lebih baik tidak usah berlibur ke luar kota. Tetap di rumah saja. Kalaupun ingin berwisata, tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan," jelas Lesty. 

Ahli epidemiologi Sumsel, Iche Andriany Liberty menambahkan di masa liburan  tentu tidak sedikit masyarakat yang telah jenuh dengan aktivitas harian di masa pandemi sehingga memunculkan keinginan untuk berlibur.

Akan tetapi, apabila ingin melakukan liburan masyarakat harus memperhatikan kondisi tubuh agar benar-benar sehat dan kondisi tubuh tetap fit. Pembuktian masyarakat yang sedang dalam kondisi fit harus disertakan dengan lampiran rapid test antigen.

Sebab, rapid test antibodi yang banyak dilakukan oleh masyarakat ketika hendak bepergian hasilnya kurang akurat untuk deteksi dini virus corona.

'Rapid test antigen dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. Untuk memberikan hasil yang lebih akurat. Sebelum dan selesai liburan langsung rapid test antigen lagi," bebernya.  (Oca) 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved