Breaking News:

Berita Palembang

Perda Ponpes Sudah Diajukan DPRD Sumsel, Affandi Rois Syuriah PWNU Sumsel Apresiasi Fraksi PKB

"Jelas adanya perda ponpes nanti sangat membantu, karena selama ini memang pondok pesantren terkendala untuk berkembang karena keterbatasan dana,"

tribunsumsel.com/arif
Rois Syuriah PWNU Sumsel saat bersilaturahmi dengan pengurus PKB di kantor DPW PKB Sumsel, Kamis (17/12/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rois Syuriah PWNU Sumsel, KH Affandi, mengapresiasi perda pondok pesantren (Ponpes) yang diusulkan Fraksi PKB DPRD Sumsel.

Mengingat, perda tersebut nantinya akan sangat membantu ponpes yang ada di Sumsel.

"Jelas adanya perda ponpes nanti sangat membantu, karena selama ini memang pondok pesantren terkendala untuk mengembangkan ponpes karena keterbatasan dana," kata KH Affandi, saat Silahturahmi dengan pengurus PKB di kantor DPW PKB Sumsel, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Ayo Bantu Dana Operasi Elza Bocah 4 Tahun Warga Ogan Ilir Derita Tumor Wajah, Ayah Ibu Tetap Optimis

Menurut Affandi, dengan adanya bantuan dana dari pemerintah daerah melalui payung hukum perda tersebut, maka ponpes bisa mendapatkan alokasi bantuan yang bersumber dari APBD provinsi Sumsel.

"Selama ini memang kurang perhatian, dengan adanya ini mendapatkan perhatian pemerintah," jelas Affandi.

Dilanjutkan Affandi, dengan adanya bantuan dana tersebut maka ponpes dapat meningkatkan kualitas SDM ponpes, mengingat selama ini terkendala dana, dan tidak dijadikan "anak tiri" bagi keluaran ponpes nantinya.

"Kemudian juga penerapan ilmu agama juga terkendala oleh kurangnya guru.

Jika semua memadai maka kualitas SDM semakin baik, nanti kami juga akan bersilaturahmi dengan pak gubernur dalam waktu dekat," ujarnya.

Baca juga: Kapolres Pagaralam Minta Masyarakat tidak Tanggapi Isu dengan Melakukan Gerakan yang Merugikan

Ia berpesan kepada pengurus dan kader PKB Sumsel sendiri, untuk terus bersatu jangan terpecah belah sehingga dengan itu PKB akan semakin sukses, termasuk di DPRD provinsi maupun kabupaten kota, yang juga imbas dirasakan kursinya akan mengalami peningkatan kedepan.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Sumsel, Nasrun Halim, menyatakan jika sejak 6  bulan yang lalu telah mengajukan perda ponpes inisiatif itu kepada badan legislasi DPRD Sumsel.

"Ini sudah dibahas oleh banleg dua kali, naskah akademik sudah dibuat, insya Allah segara disahkan oleh DPRD bersama dengan pemprov," terang Nasrun Halim.

Ditambahkan ketua Fraksi PKB DPRD Sumsel ini, dengan pertemuan bersama Rois Syuriah PWNU Sumsel, pihaknya mendapat masukan dari orangtua, karena beliau tahu apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi ponpes dalam mengembangkan ponpses dan sebagainya.

Baca juga: 2 ASN di OKU Tepergok Bawa Sabu saat Kendarai Sepeda Motor, Kini Ditangkap Polisi, Ini Identitasnya

Ditempat yang sama, Sekretaris fraksi DPRD Sumsel M Oktafiansyah melanjutkan, bahwa hingga saat ini baru 3 provinsi yang mengajukan perda ponpes, yaitu Lampung, Jabar dan Sumsel.

"Memang pembahasan sedikit terlambat, karena kita sedang dilanda oleh pandemi Covid-19, insya Allah segera disahkan menjadi perda," pungkasnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved