Breaking News:

Digratiskan untuk Masyarakat Indonesia, Ini Penjelasan CEO Sinovac Soal Keamanan Vaksin Sinovac

Di penghujung tahun 2020 ini, beberapa perusahaan farmasi sudah ada yang mengekspor vaksin buatannya ke beberapa negara yang sudah memesan.

Tribun Ambon/biro media_setpres
Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut Vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020). 

SRIPOKU.COM -- Pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda membuat semua perusahaan farmasi di seluruh dunia bahu membahu menciptakan virus yang dapat menangkal penyebaran virus Corona.

Di penghujung tahun 2020 ini, beberapa perusahaan farmasi sudah ada yang mengekspor vaksin buatannya ke beberapa negara yang sudah memesan.

Hal ini tidak terkecuali Indonesia, dimana setidaknya 1.2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac dari China sudah tiba di Indonesia.

Dilansir dari Intisari, saat ini vaksin Sinovac sedang disimpan di ruangan khusus penyiompanan milik PT. Bio Farma.

Tidak hanya itu, dalam jumpa pers pada Rabu (16/12/2020), Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan menggratiskan vaksin ini untuk rakyat Indonesia.

Ilustrasi vaksinasi.
Ilustrasi vaksinasi. (Shutterstock)

===

Sementara itu, ada banyak kekhawatiran muncul dari masyarakat soal keefektifan vaksin Sinovac ini.

Salah satunya adalah apakah vaksin yang didatangkan dari China ini sudah aman atau belum, mengingat vaksin ini masih berstatus sebagai vaksin eksperimental.

Sementara itu menurut Euronews, pihak Sinovac pernah mengatakan bahwa vaksin yang dikembangkan ini memang dipersiapkan untuk tahun 2021.

Kemudian, China berencana untuk menyebarkan vaksin ini keseluruh dunia pada tahun 2021.

Halaman
1234
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved