Akhir Desember Kontrak dengan Djarum Grup Berakhir, PBSI Bakal Punya Sponsor Baru
Kontrak sponsor Djarum Grup untuk PBSI sendiri akan berakhir kurang lebih dua pekan lagi atau tepatnya pada 31 Desember 2020 mendatang.
SRIPOKU.COM -- Adanya pernyataan soal Djarum Grup yang akan hengkang jadi sponsor PBSI.
Djarum Grup selama ini tidak bisa dipisahkan dari PBSI menyusul peran mereka dalam memajukan olahraga bulu tangkis tanah air.
Namun demikian, belum lama ini muncul kabar yang menyebut bahwa Djarum Grup akan mengakhiri kerja sama mereka dengan PBSI sebagai sponsor.
Menanggapi hal tersebut, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, memberikan tanggapannya dengan menyebut bahwa kabar tersebut merupakan kabar yang kurang tepat.
Yoppy Rosimin menegaskan, Djarum Grup bukan menarik diri sebagai sponsor melainkan mereka sedang menunggu adanya pembicaraan untuk kontrak baru.
Baca juga: Susunan Skuat Bulutangkis Indonesia Leg Asia di Thailand Pada Januari: Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Kontrak sponsor Djarum Grup untuk PBSI sendiri akan berakhir kurang lebih dua pekan lagi atau tepatnya pada 31 Desember 2020 mendatang.
"Djarum Grup tarik diri dari PBSI, itu kurang tepat. Jadi yang benar itu kontrak dengan PBSI itu berakhir 31 Desember 2020, dua minggu lagi," kata Yoppy, dilansir Tribunnews.
Hal tersebut terjadi karena situasi saat ini yang belum memungkinkan untuk melakukan komunikasi lebih intensif antara Djarum Grup dan PBSI menyusul pandemi Covid-19.
Selain karena pandemi, Yoppy juga menerangkan pihaknya belum juga melakukan pembicaraan soal kelanjutan kontrak karena kepengurusan PBSI yang baru belum terbentuk.
"Nah itu masalahnya, belum ada pembicaraan karena banyak faktor kan. Pertama pengurusnya belum ada, kedua karena ada pandemi," jelas Yoppy.
"Sehingga belum ada agenda untuk pembicaraan apakah mau dilanjut atau tidak dilanjut," tuturnya menambahkan.
Lebih jauh lagi, Yoppy menegaskan Djarum Grup tak khawatir jika kontrak sebagai sponsor tidak diperpanjang karena dia mendengar kabar PBSI akan mendapatkan mitra baru.
"Saya juga sempat dengar PBSI sudah banyak sponsor yang mengantre dari BUMN, konglomerat dan lainnya," kata Yoppy Rosimin menjelaskan.
"Berarti masih banyak teman-teman yang mau suport PBSI. Kalau benar begitu ya kita tidak apa-apa,” pungkasnya.