Breaking News:

Jokowi Ingin Disuntik Bersama Rakyat

Ajakan akan lebih efektif jika diberi contoh secara langsung oleh pemimpin, tokoh atau orang yang dianggap panutan.

SILVIO AVILA / AFP
Seorang dokter menunjukkan kotak vaksin virus corona Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech. Kota Depok kota pertama yang akan menerima vaksin itu 

"Presiden kemarin bilang, saya nanti disuntik ramai-ramai saja dengan rakyat," ujar Luhut dalam agenda virtual Shopee, Sabtu (12/12) lalu.

Luhut meminta agar masyarakat tidak berpandangan negatif terhadap presiden. Menurut Luhut, Jokowi memprioritaskan masyarakat terlebih dahulu untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

"Jadi jangan berburuk sangka, jauhkan itu buruk sangka. Pemerintah sekali lagi memberikan yang terbaik kepada rakyatnya. Kalau Presiden mau disuntik duluan hari ini juga bisa," kata Luhut.

"Tapi Presiden kan enggak mau, nanti dibilang mau presiden sendiri duluan atau melanggar aturan. Semua ingin secara tertib dibuat dalam aturan," sambung Luhut.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Untuk 32 Juta Orang Akan Disubsidi Pemerintah Termasuk 75 Juta Program Mandiri

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah telah membuat klasifikasi pihak-pihak yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi.

"Sedang dipetakan mana yang diberi bantuan pemerintah dan mandiri," ucap Muhadjir di Kantor Kemensos kemarin.

Muhadjir mengungkapkan Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk sangat detail dalam mengklasifikasikan kelompok yang diprioritaskan dalam pemberian vaksin.Termasuk pemberian vaksin untuk tujuan kebutuhan pemulihan ekonomi di tanah air.

"Presiden minta betul-betul detail, misalnya kalau memang kebutuhannya untuk pemulihan ekonomi. Beliau menyampaikan pemberian vaksin berbasis prioritas," tutur Muhadjir.

Mantan Mendikbud ini membeberkan kelompok tenaga medis akan menjadi prioritas dalam pemberian vaksin. Serta tenaga nonmedis yang terjun langsung dalam penanganan Covid-19.

Prioritas pertama tenaga medis karena dia di garda depan, kemudian kedua tenaga nonmedis tapi ikut terlibat langsung penanganan masalah Covid-19.

Halaman
123
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved