Breaking News:

Wujudkan Petani Milenial, Bank SumselBabel Bekali 1.000 Pendamping Penyuluh Pertanian

Bank Sumsel Babel berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), turut membantu perekonomian petani

SRIPOKU.COM / RM Resha
Pembekalan Peningkatan Kapasitas 1.000 Tenaga Pendamping Penyuluh Pendamping POPT dan Pendamping PBT Se-Sumatera Selatan, di Balai Penyuluhan Pertanian Sumsel di Martapura, Sabtu (12/12/2020). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Bank Sumsel Babel berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), turut membantu perekonomian petani yang ada di wilayah tersebut.

Satu diantaranya, yaitu membekali Pendamping Penyuluh pertanian yang akan terjun ke masyarakat langsung.

Pembekalan tersebut dilakukan dalam agenda Pelatihan dan Pembekalan Peningkatan Kapasitas 1.000 Tenaga Pendamping Penyuluh Pendamping POPT dan Pendamping PBT Se-Sumatera Selatan, di Balai Penyuluhan Pertanian Sumsel di Martapura, Sabtu (12/12/2020).

Pembekalan tersebut memecahkan rekor, dimana dalam sehari mereka langsung meresmikan 1.000 tenaga Pendamping Penyuluh Pertanian.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB), Achmad Syamsudin mengatakan pihaknya membantu pemerintah dalam rangka mewujudkan tujuan mereka sebagai Bank Daerah, yaitu bagaimana turut membantu perekonomian dan mengentaskan kemiskinan.

"Jadi program Pendamping Penyuluh Pertanian ini kami dukung sekali," ujarnya usai acara.

Ide tersebut berawal dari inovasi Gubernur Sumsel Herman Deru, yang saat itu akan menerjunkan 1.000 Pendamping Penyuluh Pertanian untuk daerah Sumsel.

Saat itu pihaknya tertarik mendukung, karena ia menilai Pendamping Penyuluh Pertanian merupakan Agen Perubahan yang bisa menjadi penyambung antara Petani dan Instansi terkait.

"Dia ada di tengah-tengah dan dia adalah sebagai corong mengadakan perubahan di bidang pertanian. Tapi mereka bisa juga tidak hanya pertanian, mereka juga sebenarnya bisa juga agen literasi dan agen perubahan. Kita pikir dia bisa juga jadi agen kami, perpanjangan tangan kami. Seandainya petani-petani di desa jauh dari akses di bank kemudian jauh sekali dia bisa juga jadi agen kami, agen Laku Pandai," ucapnya.

Pihaknya juga saat ini akan menyusun rencana bagaimana tenaga Pendamping Penyuluh Pertanian ini dapat menjadi Petani yang Milenial.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved