Breaking News:

SL IPDMIP di BPP Model Kostratani Rambutan Kabupaten Banyuasin

SL digelar oleh Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) bersama Kementerian Pertanian RI (Kementan)

IST
Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu Kabupaten yang mendapatkan program IPDMIP,  pada tahun 2021 yang terpilih salah satunya adalah Kecamatan Rambutan, sehingga pada akhir 2020 diadakan sosialisasi melalui sekolah lapang IPDMIP kepada sebanyak 40 petani Kecamatan Rambutan (10/12/2020) bertempat di BPP Model Kostratani Rambutan. 

SRIPOKU.COM - Sekolah Lapang (SL) tetap menjadi andalan bagi penyuluh pertanian menyebarluaskan inovasi teknologi pertanian kepada petani. SL diharapkan dapat menyiapkan petani tangguh yang mampu menghadapi dinamika saat ini maupun tantangan masa depan.

SL digelar oleh Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) bersama Kementerian Pertanian RI (Kementan).

IPDMIP merupakan program di bidang irigasi, bertujuan mencapai keberlanjutan sistem irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyambut baik kegiatan SL oleh IPDMIP yang disusun mengacu siklus musim penghujan dan musim kemarau.

“Pemerintah khususnya Kementan menyambut baik metode SL dari IPDMIP adalah identifikasi masalah dan kendala yang dihadapi para petani dalam pengelolaan usaha tani,” kata Dedi Nursyamsi seperti dilansir Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP (Pusluhtan).

Menurutnya, penetapan materi pembelajaran SL secara partisipatif antara pemandu dan petani penerima manfaat proyek. Cakupan materinya relevan dalam satu siklus budi daya padi, mulai persiapan tanam hingga pasca panen, termasuk aspek teknis pembiayaan pengelolaan air dan pasca panen.

Baca juga: SMK PP Negeri Sembawa Siap Kembangkan Sereh Wangi Menjadi Komoditas Unggulan

Baca juga: Prototipe KRPL Lengkapi Agroeduwisata SMKPPN Sembawa

Baca juga: Pastikan Bebas Covid-19, 114 Pegawai SMK PP Negeri Sembawa Jalani Rapid Test

Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu Kabupaten yang mendapatkan program IPDMIP,  pada tahun 2021 yang terpilih salah satunya adalah Kecamatan Rambutan, sehingga pada akhir 2020 diadakan sosialisasi melalui sekolah lapang IPDMIP kepada sebanyak 40 petani Kecamatan Rambutan (10/12/2020) bertempat di BPP Model Kostratani Rambutan.
Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu Kabupaten yang mendapatkan program IPDMIP,  pada tahun 2021 yang terpilih salah satunya adalah Kecamatan Rambutan, sehingga pada akhir 2020 diadakan sosialisasi melalui sekolah lapang IPDMIP kepada sebanyak 40 petani Kecamatan Rambutan (10/12/2020) bertempat di BPP Model Kostratani Rambutan. (IST)

Hal itu sebiduk sehaluan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo bahwa SL dari IPDMIP akan mendorong petani menjadi lebih mandiri, karena tujuan utamanya membangun kemandirian petani dalam pengelolaan proses pembelajaran dari, oleh dan untuk petani.

“SL IPDMIP akan memberikan banyak pengetahuan untuk petani. Ambil dan serap pengetahuan tersebut dan terapkan di lapangan, sehingga produksi pertanian bisa berjalan maksimal,” kata Mentan Syahrul.

Mentan menambahkan, kita ingin ketahanan pangan semakin meningkat, sehingga Indonesia bisa mandiri pangan. Pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia bisa turut meningkat.

Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan sebagai salah satu Kabupaten yang mendapatkan program IPDMIP,  pada tahun 2021 yang terpilih salah satunya adalah Kecamatan Rambutan, sehingga pada akhir 2020 diadakan sosialisasi melalui sekolah lapang IPDMIP kepada sebanyak 40 petani Kecamatan Rambutan (10/12/2020) bertempat di BPP Model Kostratani Rambutan.

Hadir pada kegiatan tersebut Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin Rukiati, SP yang menjelaskan IPDMIP dapat meningkatkan produktivitas pertanian, Sekolah Lapang ini merupakan pembinaan kelompok tani dari penyuluh pertanian, nantinya hasil dari IPDMIP dapat digunakan petani.

Turut hadir Kepala SMKPP Negeri Sembawa Ir. Mattobi'i, MP selaku mitra dari BPP kostratani Rambutan menyatakan proses pembuatan irigasi harus dimulai dari kesadaran petani, tentunya pengorbanan yang dilakukan tidak sia sia.

Pengaturan dari pemerintah agar sawah petani memiliki irigasi tentunya untuk kesejahteraan petani. Lebih lagi tekad Bupati Banyuasin untuk menghasilkan beras nomor satu dgn potensi luas lahan terbesar di Sumatera Selatan.

Pada Sekolah Lapang ini disampaikan materi dari koordinator Penyuluh BPP Rambutan Sunarno, SP, MSi tentang dampak bantuan alsintan terhadap penyebaran tehnologi, selain itu juga materi tentang Irigasi di lahanrawa lebak yang disampaikan oleh penyuluh BPP Rambutan  Tukio, A.Md.

 
 

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved