Libur Nataru Diprediksi Ada 7.000 Penumpang di Bandara SMB II

Bahkan dalam persiapan ini juga menyambut adanya event internasional yang akan digelar di Kota Palembang, yaitu Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang

Penulis: maya citra rosa | Editor: aminuddin
SRIPOKU.COM/SYAFNIL
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Pemangkasan 3 hari libur Natal dan tahun baru (Nataru) pada tahun 2020 ini oleh pemerintah tidak berdampak besar bagi penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Meskipun adanya pengurangan, namun jumlah penumpang pada Nataru diprediksi atau ekspektasi akan mencapai 7.000 penumpang yang bepergian antara tanggal 24 Desember hingga awal tahun 2021 nanti.

Executive General Manager Bandara Internasional SMB II, Tommy Ariesdianto mengatakan bahwa perhitungan itu masih perkiraan berdasarkan dari jumlah terakhir sempat mencapai 4.000 penumpang.

"Hampir mendekati 4.000 penumpang, diprediksi 7.000-10.000 nanti saat Nataru, yang penting kita akan mempersiapkan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang optimal," ujarnya.

Tidak hanya itu, pada tanggal 15 Desember nanti akan ada penambahan rute Palembang - Cengkareng (PP) dari maskapai Airasia.

Bahkan rute penerbangan dari Susi Air juga sudah beroperasi sejak beberapa waktu terakhir di Bandara SMB II.

"Fokus kita segmentasi market yang baru dan lama, juga optimalisasi yang dilakukan tidak berhenti sampai disini," ujarnya.

Penambahan empat parking stand dan dua helipad juga dilakukan untuk menambah alat produksi untuk seperti pesawat jenis ATR.

"Awalnya ada 14 parking stand, ini sudah bertambah 4, ini kami siapkan untuk antisipasi aalah satunya jika penerbangan umroh diizinkan dari Bandara SMB II," ujarnya, Selasa (8/12/2020).

Bahkan dalam persiapan ini juga menyambut adanya event internasional yang akan dilaksanakan di Kota Palembang, yaitu Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang.

"Nataru sudah lakukan rapat dengan Kementerian Perhubungan, sudah kami lakukan pengecekan seperti air side marking parking stand, mengecek run way tidak ada genangan air," ujarnya.

Kendaraan pengangkut penumpang juga sudah disediakan jika dalam kondisi kepadatan Nataru nantinya terjadi.

"Termasuk dalam ruang tunggu, sudah ada penambahan kursi namun masih tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.

Ke depan, Tommy berharap Bandara SMB II tidak hanya dikenal sebagai tempat bepergian melalui jalur udara, namun juga tempat destinasi wisata baru yang dapat dikunjungi siapapun.

Mulai dari anak muda hingga komunitas-komunitas yang ada di Kota Palembang.

"Kita ingin menghadirkan destinasi wisata baru untuk milenial, yang inovatif dan kreatif sehingga Bandara SMB II tidak dikenal sebagai tempat bepergian, tapi juga tempat nongkrong baru yang asik," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved