Breaking News:

Wanita Cantik Meninggal Dunia Karena Kanker Serviks, 15 Kali Minta Dites Pap Smear Selalu Ditolak

Pada Desember 2013, Emma didiagnosa mengidap kanker serviks dan menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 23 tahun pada Oktober 2014.

Newsner
Berulang kali Emma meminta dokter agar melaksanakan tes smear kepadanya, namun selalu ditolak. Padahal Emma didiagnosia mengidap kanker serviks. 

SRIPOKU.COM, INGGRIS -- Sudah sebaiknya ketika menemukan ada yang janggal di tu buh langsung di periksakan ke dokter.

Hal ini lah yang dilakukan oleh Emma Swain, wanita 22 tahun asal London, Inggris.

Ketika menyadari ada yang tidak beres di tubuhnya, Emma memutuskan untuk memeriksakan kesehatannya ke dokter.

Alangkah terkejutnya Emma, sesampainya di sana dokter justru menolak untuk melakukan tes dan cek medis pada Emma hanya karena usianya yang masih 22 tahun.

Tidak hanya itu, dokter yang ditemuinya malah mengatakan kalau Emma khawatir terlalu berlebihan.

Ia bahkan diminta untuk mengganti pil kontrasepsi yang ia konsumsi.

Ilustrasi Kanker Serviks.
Ilustrasi Kanker Serviks. (Vemale.com)

===

Dilansir dari Newsner, Emma sebelumnya sempat bercerita kepada keluarganya kalau ia sering merasakan adanya gejala-gejala aneh di tubuhnya.

Saat memeriksakan diri di salah satu rumah sakit untuk melakukan Tes Smear, ia ditolak lantaran usianya dianggap masih terlalu mudah.

Menurut informasi yang dilansir dari Bupa, Badan Pelayanan Kesehatan Nasional di Britania raya memang menyediakan layanan pemeriksaan serviks secara gratis.

Halaman
123
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved