Breaking News:

Berita Muaraenim

Terowongan Eks Tambang Rakyat di Muarenim Terbakar, Asap Hitam Penuhi Lahan PT Bumi Sawindo Permai

Lokasi terowongan eks tambang rakyat yang terbakar berada sekitar 500 meter di dalam HGU PT BSP, tidak ada korban jiwa.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Sebuah terowong eks tambang rakyat tiba-tiba terbakar. Meskipun tidak ada korban jiwa namun sempat menjadi perhatian warga karena mengempulkan asap hitam yang pekat di areal Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Bumi Sawindo Permai (BSP) Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Senin (7/12/2020). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Terowongan eks tambang rakyat tiba-tiba terbakar.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun sempat menjadi perhatian warga karena mengempulkan asap hitam yang pekat di areal Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Bumi Sawindo Permai (BSP) Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Senin (7/12/2020).

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, terbakarnya eks terowongan tambang batubara rakyat tersebut diketahui oleh warga sekitar pukul 11.00.

Baca juga: Kondisi Keamanan di Sumsel Pasca Peristiwa Penembakan di Tol Cikampek, Sumsel Sudah Semakin Dewasa

Penyebabnya belum diketahui pasti, namun diduga alami akibat gesekan antara batubara, panas, dan oksigen sebab sebelumnya tidak jauh di lokasi tersebut pernah juga terbakar tanpa sebab.

Melihat hal tersebut, karyawan PT BSP melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Agung. Lalu Polsek Tanjung Agung dan manajemen PT BSP melakukan upaya pemadaman.

Setelah bekerja sekitar lima jam terowongan eks tambang rakyat bisa dipadamkan.

Menurut Dirut PT BSP, Kanthi Miarso, pihaknya mendapat laporan dari karyawan sekitar pukul 11.00 bahwa ada eks terowongan tambang batubara rakyat terbakar.

Karena lokasi terbakar berada sekitar 500 meter di dalam HGU PT BSP, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Tanjung Agung untuk melalukan pengamanan dan pemadaman.

Baca juga: Ini Daftar Alamat Kantor Samsat di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Lengkap Google Map

Dan sekarang pihaknya menggunakan alat berat berupaya melakukan penutupan terowongan tersebut supaya apinya padam sebab jika tidak cepat ditangani bisa menimbulkan ledakan.

Ketika ditanya apakah menganggu aktivitas PT BSP, Kanthi mengatakan untuk sementara ini tidak terlalu menganggu operasional PT BSP, dan sementara ini jalur transportasi dialihkan ke jalan lain.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved