Breaking News:

Wong Kito

Mengenal dr Ramadhan Ananditia Putra, Pilih Jadi Spesialis Ortopedi karena Lihat Nasib Sang Nenek

"Nenek saya menjadi inspirasi saya mengambil spesialis dokter ortopedi, bermula saat nenek saya pernah terjatuh dan mengalami patah tulang,"

sripoku.com/andyka wijaya
dr Ramadhan Ananditia Putra SpOT MKed Klin, salah satu spesialis ortopedi di Palembang. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andyka Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tidak banyak spesialis bedah ortopedi dan traumatologi yang ada di Sumbagsel.

Menurut informasi, hanya ada 21 spesialis ortopedi se-Sumbagsel, satu diantaranya adalah dr Ramadhan Ananditia Putra SpOT MKed Klin.

Ditemui di RS Siti Fatimah Palembang, dr Ramadhan membagikan sedikit cerita awal mula dirinya masuk dan menjadi dokter Ortopedi.

Bermula menyelesaikan sekolah menengah atas (SMA) Negeri 17 di Palembang, tahun 2006 lalu. 

Baca juga: JUMAT Sempat Sembunyi di Kebun Karet, Ditemani Keluarga Serahkan Diri ke Polsek Prabumulih Barat

Ia lalu melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi Universitas Sriwijaya (UNSRI) di fakultas kedokteran untuk mengambil gelar dokter umum.

"Selama 5 tahun saya menyelesaikan sekolah untuk mengambil dokter umum di fakultas kedokteran UNSRI," ujar pria kelahiran Malang (14/5/1988) ditemui Senin (7/12/2020).

Semangat datang dari orangtuanya yang juga menjalani profesi sebagai dokter spesialis, dr Ramadhan kemudian melanjutkan sekolah mengambil gelar spesialis dokter ortopedi.

Pergi ke kota Surabaya untuk sekolah di Universitas Airlangga, dan tepat lima tahun berhasil gelar di rengkuhnya.

"Nenek saya menjadi inspirasi saya mengambil spesialis dokter ortopedi, bermula saat nenek saya pernah terjatuh dan mengalami patah tulang.

Halaman
123
Penulis: Andi Wijaya
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved