Breaking News:

Prototipe KRPL Lengkapi Agroeduwisata SMKPPN Sembawa

Hal ini sejalan dengan semangat dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menurutnya dalam kondisi apa pun pertanian tidak boleh berhenti

ist
Prototipe KRPL lengkapi Agroeduwisata SMKPPN Sembawa (ist) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – KRPL adalah cara bertani dengan memanfaatkan lahan di kawasan pekarangan rumah penduduk.

Hal ini sejalan dengan semangat Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), menurutnya dalam kondisi apa pun pertanian tidak boleh berhenti.

Urusan pangan 267 juta rakyat Indonesia tetap harus ditangani dengan baik.

Kita harus bekerja lebih keras.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyatakan hal serupa.

“Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama dan menentukan hidup matinya suatu bangsa.

Oleh karena itu, gencarkan olah tanah, olah tanam, dan manfaatkan lahan pekarangan, terutama pangan lokal. Semua harus mendukung gerakan ketahanan pangan nasional,” tutur Dedi.

Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan program Kementan untuk mewujudkan ketahanan pangan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dikutif dari Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) sangat fokus mewujudkan ketahanan pangan pangan nasional, salah satunya didukung dari ketahanan pangan keluarga.

SMK PP Negeri Sembawa sebagai lembaga penyelenggara pendidikan menengah vokasi pertanian yang merupakan unit pelaksana teknis (UPT) BPPSDMP Kementan ditunjuk sebagai salah satu lokasi agroeduwisata Kementerian Pertanian dengan potensi luas wilayah 97 Hektar.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa Mattobi’i  dijumpai (3/12/2020) menjelaskan saat ini proses pengerjaan sarana penunjang agroeduwista sudah mencapai 70%.

Harapan ke depan agroeduwisata tidak hanya digunakan sebagai lokasi wisata tetapi dapat memperoleh pembelajaran pertanian dasar disini sehingga makin banyak masyarakat yang mencintai dunia pertanian.

Lebih lanjut Mattobi’i menambahkan bahwa untuk mendukung agroeduwisata SMK PP Negeri Sembawa juga mengembangkan prototipe KRPL di bagian depan sekolah dengan luasan setengah hektar, dapat dilihat  dan memang kami membangun rumah dengan konsep pedesaan lengkap dengan lahan untuk menanam sawah, dilengkapi kolam ikan dengan beberapa gazebo.

Jenis tanamannya adalah tanaman pangan yang dibutuhkan sehari-hari, antara lain cabai kecil, terong, tomat, kacang panjang, jagung manis dan lain-lain.

Prototipe KRPL ini diharapkan dapat menjadi media belajar bagi siswa dan pengunjung agroeduwisata nantinya.   

Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved