Breaking News:

Korupsi Benih Lobster

Keponakan Prabowo Tunjuk Pengacara Hotman Paris Hutapea, Kasus Korupsi Ekspor Benih Lobster

Pengacara Hotman Paris Hutapea akan mendampaingi Saraswati Djojohadikusumo untuk menjawab desas-desus terlibat bisnis ekspor benih lobster.

Editor: Sutrisman Dinah
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Edhy Prabowo ketika keluar dari dalam kompleks Istana Kepresidenan, Oktober 2019 

SRIPOKU.COM --- Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea, ditunjuk menjadi kuasa hukum Saraswati Djojohadikusumo dan ayahnya Hashim Djojohadikusumo. Penunjukkan berkaitan dengan berita yang menyebut-nyebutnya terkait dengan kasus suap perizinan ekspor benih lobser.

Seperti diketahui, isu korupsi perizinan ekspor benih lobster ini melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Edhy Prabowo merupakan petinggi Partai Gerindra dan kemudian menyatakan mengundurkan diri, ditangkap Tim Satgas KPK di Bandara Soekarno-Hatta.  

Rahayu Saraswati merupakan politisi Partai Gerindra, sekaligus keponakan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Perihal penunjukkan Hotman Paris sebagai kuasa hukum, terungkap dari undangan Hotman Paris untuk sejumlah wartawan dalam gelar konferensi pers.

Baca juga: Penyidik KPK Panggil Lima Saksi, Diduga Korporasi Penyuap eks-Menteri Edhy Prabowo

Baca juga: Calon Menteri KKP Gantikan Edhy Prabowo, Ada Fadly Zon dan Sandiaga Uno, Pengamat: Dia Sudah Kaya

Baca juga: KPK Tetap Eks-Menteri KK Edhy Prabowo Tersangka, Gerindra Minta Maaf ke Presiden,

Konferensi itu digelar untuk menggunakan hak jawab atas fitnahan terkait ekspor benur lobster. Hotman yang didampingi langsung oleh Saraswati dan Hashim akan melakukan pertemuan dengan wartawan hari ini, Jumat (4/12/2020) di Jet Ski Kafe, Jakarta Utara.

Seperti dikutip Kompas.com, Jumat pagi, kasus ekspor benih lobster yang terkait dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo . Kemudian Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mendalami kasus, termasuk perusahaan-perusahaan yang ditunjuk jadi eksportir benur.

Rahayu merupakan Direktur Utama PT Bima Sakti Mutiara. Perusahaan tersebut menjadi salah satu pihak yang memperoleh jatah ekspor benih lobster dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Selama ini PT Bima Sakti Mutiara merupakan eksportir mutiara, namun kini perusahaannya membidik bisnis lobster dan budidaya laut lainnya.

Saraswati Djojohadikusumo yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, memastikan perusahaannya, PT Bima Sakti Mutiara, memperoleh izin ekspor benih lobster hingga saat ini belum melakukan kegiatan ekspor.

Meski mengaku sudah tidak aktif sebagai Direktur Utama PT Bima Sakti Mutiara, Saraswati Djojohadikusomo mengklaim perusahaan malah telah melakukan pelepas-liaran benih lobster ke alam.

"Saya bisa pastikan sampai saat ini perusahaan tersebut belum melakukan ekspor benur sama sekali. Justru yang baru kami lakukan beberapa minggu lalu adalah pelepasliaran atau restocking lobster ke alam," kata Sara dalam keterangannya seperti dikutip Tribunnews.com.

Dia pun membantah keterkaitan perusahaan dengan kasus suap ekspor benur yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Halaman
123
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved