Breaking News:

Berita Palembang

Pelempar Batu ke Pengendara Tol Palembang-Kayu Agung Ternyata Remaja Tanggung, Kini Dikejar Polisi

Para pengendara roda empat yang hendak melintas di jalan tol Kayu Agung - Palembang (Kapal) diharapkan agar waspada dan berhati-hati

Handout
Kaca mobil yang melintas di jalan tol Kapal tampak pecah terkena lemparan batu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Para pengendara roda empat yang hendak melintas di jalan tol Kayu Agung - Palembang (Kapal) diharapkan agar waspada dan berhati-hati ketika melewati jalan tol, khususnya pada malam hari, Kamis (3/12/2020).

Sebab, sejak beberapa waktu terakhir para pengendara yang melintas pada malam hari kerap dilempar oleh oknum tidak bertanggung jawab menggunakan batu.

Akibatnya, tidak sedikit kaca mobil para pengendara yang pecah dihantam lemparan batu.

Minimnya lampu penerangan jalan di sepanjang jalan tol Kapal dan masih ada beberapa titik jalan yang rusak, membuat para pelaku dengan leluasa melakukan aksi anarkisnya.

Pimpinan Proyek Waskita Sriwijaya Tol, Yusuf Ar Rosadi mengaku beberapa waktu terakhir memang ada mobil pengendara yang rusak terkena lemparan batu saat melintas di di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tol Kapal.

Para pelaku ini pada umumnya merupakan remaja tanggung yang beraksi pada malam hari.

"Benar ada tindak pelemparan batu di JPO 335, pelakunya anak-anak remaja tanggung. Mereka ini melempar batu saat tengah malam," jelasnya.

Sejak dioperasikan pada April lalu, Yusuf menyebut baru kali ini terjadi aksi pelemparan batu ke mobil pengendara di jalan tol Kapal.

Pihaknya pun saat ini sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

"Pelaku saat ini tengah dikejar oleh Polres OKI. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut," tegas Yusuf.

Mengantisipasi terjadinya kembali aksi serupa, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) selaku pengelola jalan tol Kapal akan lebih menggiatkan lagi melakukan patroli pada malam hari khususnya daerah-daerah rawan terjadinya pelemparan di areal jembatan.

Pihaknya mengimbau kepada para pengendara yang melintas pada malam hari untuk lebih waspada.

"Petugas keamanan mulai kita tempatkan di area-area rawan. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali," harapnya. (*)

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved