Tebar Teror

Pendemo Minta Penghuni Rumah Keluar, Teror dan Ancam Bakar Rumah Keluarga Mahfud MD

Ratusan massa yang mendatangi rumah keluarga Menko Polhukam Mahfud MD di Madura, bukan hanya berdemo; Tapi juga meneror dan mengancam bakar rumah.

Editor: Sutrisman Dinah
Tribunnews.com
Hj Siti Khodijah, ibunda Mahfud MD 

SRIPOKU.COM --- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengungsikan ibunya yang lanjut usia ke tempat aman, pasca-kedatangan ratusan orang ke kediaman keluarga Mahfud di Pamekasan, Madura (Jawa Timur).

Pihak keluarga memindahkan penghuni rumah ke tempat yang lebih aman. Menurut keponakan Mahfud, Syaiful Hidayat, ada empat orang di rumah itu saat kedatanngan ratusan demonstrasi terjadi.

Mereka adalah, Siti Khodijah yang merupakan ibunda Mahfud MD, ibu kandung Yayak, pembantu, dan perawat. "Mereka mungkin marah ke Mahfud MD. Tapi yang mereka demo salah sasaran, karena di dalam rumah itu orangtua semua," kata Syaiful Hidayat, pria yang akrab disapa Yayak seperti dikutip Kompas.com, Rabu (2/12).

Yayak mengatakan, keempat orang itu mengaku ketakutan karena massa di luar terdengar beringas. Dikatakan, massa seolah hendak merobohkan pagar rumah. Bahkan, keluarga yang berada di dalam juga mendengar teriakan rumah itu akan dibakar.

Baca juga: Ibu Menkolpolhukam Mahfud MD Diungsikan, Kediaman di Madura Diteror

Baca juga: Pasukan Serba Putih Berpeci Geruduk Rumah Ibunda Menko Polhukam, Teriaki Mahfud MD Keluar

Baca juga: Menteri Mahfud MD Minta Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polisi dan Dilakukan Tracing Kontak

"Penghuni rumah ketakutan. Massa beringas. Mereka mengancam akan membakar rumah jika Rizieq Shihab dipenjara," kata Yayak.

Sementara itu, Hj Siti Khadijah dan penghuni rumah lainnya, telah  dipindahkan ke tempat yang lebih aman pasca-kejadian Selasa kemarin..

Menurut Yayak, ia mendapat telepon dari Mahfud MD saat insiden itu terjadi. Mahfud meminta ibundanya dipindahkan ke tempat yang lebih aman. "

Setelah Mahfud MD telepon, kami para keponakan dan saudara Mahfud MD musyawarah mau ditempatkan di mana yang aman," ujar Yayak.  

Menurutnya, ada beberapa alternatif lokasi yang lebih aman buat ibunda Mahfud MD. Di antaranya, rumah Yayak di Pamekasan, dan di Surabaya. Namun, sampai sekarang masih belum diputuskan.

"Yang penting saat ini ibunda Mahfud MD diselamatkan dulu karena trauma," kata Yayak.

Yayak menyebutkan, massa yang berdemonstrasi ke rumah Mahfud MD sebelumnya berunjuk rasa di Polres Pamekasan. Mereka meminta polisi tak menangkap pimpinan Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq.

Ketika berujuk rasa di depan rumah  keluarga Mahfud itu, mereka menyerukan ancaman. Menurut Syaiful Hidayat menyebut, massa mengancam akan membakar rumah itu.

Massa yang aksi ke rumah Mahfud itu, menurut Yayak, merupakan massa yang sebelumnya berunjuk rasa ke Polres Pamekasan, yang meminta agar polisi tidak menangkap Habib Rizieq.

Dalam perjalanan pulang, mereka melanjutkan unjuk rasa ke rumah Mahfud MD. Mereka marah dan merasa tersinggung atas beberapa pernyataan Mahfud MD tentang Habib Rizieq.

"Mereka mungkin marah ke Mahfud MD. Tapi, yang mereka demo salah sasaran, karena di dalam rumah itu orangtua semua," kata Yayak.**** 

_________________________

Sumber: Kompas.com, https://regional.kompas.com/read/2020/12/02/07521241/mereka-mungkin-marah-ke-mahfud-md-tapi-demo-salah-sasaran-di-rumah-itu?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved