Breaking News:

Ketakutan Masih Hantui Korban Teror di Sigi, Warga Enggan Kembali ke Desa, Pilih Mengungsi

Lima hari pasca serangan di Kabupaten Sigi, penduduk tempat masih enggan kembali ke kampung mereka.

Editor: Yandi Triansyah
DOK. Satgas Tinombala
Selain pembunuhan satu keluarga, tujuh rumah warga setempat di Sigi juga dibakar. TNI pun mengirim pasukan khusus. 

SRIPOKU.COM - Lima hari pasca serangan di Kabupaten Sigi, penduduk tempat masih enggan kembali ke kampung mereka.

Wilayah Trans Lewunu, Dusun 5, RT 13, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah ini menjadi sasaran teroris yang diduga jaringan MIT.

Kelompok itu membunuh satu keluarga di desa tersebut.

Kelakuan kasar mereka ke penduduk setempat tak sampai disitu saja.

Kelompok ini juga membakar rumah penduduk.

Hingga aksi teror ini membuat warga trauma.

Hingga kini belum ada warga kembali ke rumah mereka setelah pembunuhan satu keluarga terjadi di wilayah Trans Lewunu, Dusun 5, RT 13, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Mereka memilih mengungsi ke desa terdekat maupun ke sanak keluarganya di desa lain.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Lembantongoa Rifai, warga masih ketakutan dengan kejadian Jumat (27/11/2020) kemarin.

"Belum berani mereka kembali ke dusunnya," kata Rifai, dihubungi KOMPAS.com, Sabtu (28/11/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved