Breaking News:

Tim Kejari Prabumulih Usut Dugaan Korupsi Kredit Bank: Kami Kejar ke Bandung dan Cirebon

Setelah melakukan penyelidikan cukup panjang, akhirnya tim penyidik menaikan status kasus itu ke tahap penyidikan

ISTIMEWA
Ilustrasi 

PRABUMULIH, SRIPO -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih terus melanjutkan penangan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja kontruksi dilakukan salah satu bank BUMN di kota nanas.

Setelah sebelumnya melakukan penggeledahan di Bank BUMN di kota Prabumulih, tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejari Prabumulih berangkat ke kota Bandung dan Cirebon Provinsi Jawa Barat untuk melengkapi berkas kasus dugaan korupsi tersebut.

Baca juga: Rivat Bunuh Selingkuhan Istri di Prabumulih Pakai Pisau Bukan Miliknya Gini Pengakuan Tersangka

Tim yang dipimpin langsung Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Wan Susilo SH berangkat ke Bandung dan Cirebon guna melengkapi berkas penyidikan dan mengumpulkan alat bukti serta memintai keterangan pemilik perusahaan yang mendapatkan fasilitas kredit modal kerja kontruksi itu.

"Berangkat kemarin siang (Selasa, 24/11/2020) sekitar pukul 10.00," ungkap Kajari Prabumulih, Topik Gunawan SH MH ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp pada akhir pekan kemarin.

Baca juga: Tim Intelijen Kejari Prabumulih Sedang Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Disinggung apa tujuan tim penyidik berangkat ke Cirebon dan Bandung, Topik enggan berkomentar panjang lebar dan mengaku belum menerima laporan dari tim penyidik.

"Itu sudah menyangkut materi mas, sabar dulu. Saya belum dapat laporan dilapangan mas yang jelas (ke Bandung dan Cirebon) ke pihak-pihak terkait dengan perkara yang sedang ditangani," jelasnya.

Sedangkan Kasi Pidsus, Wan Susilo Hadi SH ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan dirinya sedang berada di Kota Bandung dalam rangka penyidikan kasus tersebut.

"Iya, saya baru nyampe mas masih koordinasi dengan kejari setempat," ujarnya kepada wartawan via pesan whatsapp.

Baca juga: Cinta Terlarang Berujung Maut, Pria Prabumulih Habisi Teman Istrinya Setelah Duel di Room Karaoke

Menurut Wan Susilo, rencananya ada tiga orang yang akan dimintai keterangan dalam perkara tersebut, dimana satu diantaranya adalah pemilik perusahaan yang mendapatkan pinjaman fasilitas kredit modal kerja kontruksi dari Bank BUMN di Prabumulih.

"Ada tiga orang termasuk yang mendapat fasilitas kredit," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Prabumulih sejak pertengahan 2020 menangani perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja kontruksi yang diberikan bank BUMN ke perusahaan swasta.

Baca juga: RSUD Prabumulih Sepi Sejak Covid 19, Warga Diimbau Tak Perlu Takut Berobat

Setelah melakukan penyelidikan cukup panjang, akhirnya tim penyidik menaikan status kasus itu ke tahap penyidikan pada awal November 2020 lalu.

Tak hanya itu, tim bahkan terus melengkapi berkas dan menggeledah Bank BUMN di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat.

Dalam penggeledahan itu, jaksa menyita dokumen-dokumen yang berkaitan dnegan aturan kredit dan berkas pinjaman. (eds)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved