Breaking News:

STR Dibutuhkan Tenaga Medis Sebagai Bukti Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Menurut Wakil Ketua II KKI, Prof Intan Ahmad dalam konferensi persnya, STR dibutuhkan tenaga medis sebagai bukti peningkatan mutu pelayanan kesehatan

handout
Peresmian layanan Telemedicine RSMH Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor perekonomian dan sosial, namun juga membuat bidang teknologi kedokteran berkembang luar biasa pesatnya.

Berkembangnya teknologi kedokteran ini juga melebihi kemampuan para dokter di Indonesia.

Ketua Konsil Kedokteran, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, PhD, mengatakan dalam perkembangan teknologi kedokteran saat ini, aspek paling penting adalah telemedicine atau pelayanan medis jarak jauh.

Jika dulu dalam sebuah operasi harus melakukan rangkaian tindakan dan mempersiapkan dengan waktu yang cukup panjang, namun kini melalui telemedicine, operasi dapat dipantau dari jarak jauh.

Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan dan menjaga profesionalisme dokter dan dokter gigi, dalam melaksanakan praktik kedokteran dengan berbasis teknologi terbaru saat ini, Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menyelenggarakan pertemuan Konsolidasi Program KKI, di Hotel Aryaduta Palembang, 27-29 November 2020.

Namun, yang menjadi pekerjaan rumah bagi bidang kedokteran ialah menurut data KKI baru ada sekitar 209 ribu dokter di Indonesia yang memiliki surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bukti tertulis terhadap Tenaga Kesehatan yang berkompeten.

Menurut Wakil Ketua II KKI, Prof Intan Ahmad dalam konferensi persnya, STR dibutuhkan tenaga medis sebagai bukti peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

"Tugas konsil kedokteran melakukan registrasi, untuk mendapatkan proyeksi tanda izin praktek, ada sekitar 240 ribu dokter dan dokter gigi di Indonesia, namun yang memiliki STR ada sekitar 209.511, ini permasalahannya karena mereka belum sertifikasi," ujarnya, Jumat (27/11/2020).

Ia mengatakan, untuk mengetahui siapa saja dokter dan dokter gigi yang belum memiliki STR, pihaknya tengah mengcover pendataan dengan sistem big data melalui kemajuan teknologi berbasis digital.

"Jadi untuk masyarakat demi kenyamanan, silakan cek kompeten profesi dokter melalui website KKI dan search di daftarnya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: maya citra rosa
Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved