Breaking News:

Berita OKI

Santri Korban Asusila Pimpinan Pondok Nangis & Takut Lihat Orang Gemuk, Minta Pelaku Dihukum Mati

Santri korban asusila yang dilakukan pimpinan salah satu pondok di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan

SRIPOKU.COM /Anton
Ilustrasi rudapaksa anak di bawah umur 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Santri korban asusila yang dilakukan pimpinan salah satu pondok di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel),  mengalami trauma.

Korban mengurung diri di dalam kamar.

Bahkan jika korban bertemu dengan orang yang memiliki perawakan gemuk, menangis dan ketakutan.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang paman korban, ketika dihubungi Sripoku.com, Minggu (28/11/2020).

Sebelumnya  sebanyak  7 santri menjadi korban rudapaksa pimpinan pondok.

Bahkan pasca kejadian tersebut terbongkar, para orangtua korban menghentikan kegiatan belajar mengajar ngaji.

"Keceriaan anak anak hilang, jadi sementara dihentikan dulu belajar mengajar mengaji," kata salah seorang keluarga korban..

Dikatakan lebih lanjut, ketidakpercayaan atas kejadian tersebut masih terus menghantui seluruh keluarga korban.

Bagaimana tidak, ustaz yang selama ini dipercaya warga  atas  justru berbuat di luar nalar.

"Kalau saya sendiri sangat tidak menyangka, orang yang dikenal sebagai Ustaz, sebagai pengasuh pondok dan sering melakukan ceramah bahkan sampai ke Provinsi Lampung dan Bangka, melakukan tindakan melebihi 'iblis' yang membuat masyarakat desa emosi dan kecewa dengan kebiadabannya,"  kata dia.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved