Breaking News:

Liputan Eksklusif

Pertalite Khusus, Habis Promo Harga Kembali Normal

Program ini akan bergulir hingga Desember yang diperuntukan khusus bagi kendaraan roda dua, roda tiga, taksi, dan angkutan umum plat kuning.

DOK. SRIPO
Sriwijaya Post, edisi Jumat (27 November 2020); Cari Premium Hingga ke OI 

SEPULUH Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang yang sebelumnya menjual BBM Premium, kini beralih menjual Bahan Bakar Minyak (BBM)Pertalite yang dijual dengan harga khusus.

Pertalite khusus ini dibanderol seharga Rp 6.450 per liter atau lebih murah Rp 1.200 dari harga normal Pertalite yaitu Rp 7.650. Sementara BBM Premium saat ini dibanderol Rp 6.450 per liter.

Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina MOR (Marketing Operation Region) II Sumbagsel, Ibnu Hasan menjelaskan, pada Progam Langit Biru di Kota Palembang, Pertalite khusus tersedia di 10 SPBU yakni SPBU 23.301.29 Jl. Letjen Harun Sohar, SPBU 24.301.34 Jl Letjen Harun Sohar, SPBU 24.301.05 Jl MP. Mangkunegara, SPBU 24.301.08 Jl RE. Martadinata Sei Buah SPBU 24.301.09 Jl.Kol H. Berlian KM 8,5,SPBU 24.301.15 Jl. Kol H. Berlian Km 10, SPBU 24.301.16 Jl.RM Soekamto,SPBU 24.301.111 Jl. Kol H Berlian KM6,5, SPBU 24.302.120 Jl. Brigjen Hasan Kasim) dan SPBU 24.301.147 Jl Tanjung Api Api.

Baca juga: Warga Palembang Sulit Dapat Pasokan, Buru Premium Sampai ke Ogan Ilir

"Program ini digulirkan di 10 SPBU di Palembang dan mudah ada empat SPBU yang tetap menjual Premium untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat," ujarnya, Rabu (25/11).

Ia menjelaskan, program ini akan bergulir hingga Desember yang diperuntukan khusus bagi kendaraan roda dua, roda tiga, taksi, dan angkutan umum plat kuning. Progam ini juga digulirkan untuk menekan kuota Premium yang nyaris habis dan diprediksi tidak akan cukup hingga akhir tahun.

"Premium kan oktannya 88, Pertalite 90. Kenapa tidak mau beralih ke Pertalite beli lebih murah dari Premium. Pertalite ini promo sampai akhir tahun. Setelah promo akan normal lagi," kata Ibnu.

Terkait ada informasi bakal dihapuskannya BBM bersubsidi (Premium) secara permanen dari Indonesia, Ibnu enggan berspekulasi terlalu jauh.

Baca juga: Program Langit Biru Digelar,  Pertalite Seharga Premium Mulai Menyebar

Menurutnya kebijakan penghapusan BBM bersubsidi merupakan wewenang pemerintah. PT Pertamina selaku BUMN hanya bertugas sebagai operator. Selama masih ada penugasan Pertamina tetap menyalurkan BBM bersubsidi.

"Keputusan menghapus atau mencabut BBM subsidi itu kebijakan pemerintah. Pertamina hanya penyalur. Yang jelas kita hanya menjual kan produk kita," terangnya. (oca)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved