Berita Palembang

Emas Diembat Anak Sendiri, Ibu Ini Meradang Laporkan Anak Kandung ke Polisi

Ada saja ulah anak jaman now, tidak mau ambil pusing urusan uang. Perhiasan emas ibu kandung sendiri di sikat juga.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Mareta laporkan anaknya sendiri lakukan aksi pengelapan emas, Rabu (25/11/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ada saja ulah anak jaman now, tidak mau ambil pusing urusan uang.

Perhiasan emas ibu kandung sendiri di sikat juga.

Kasus ini terkuat setelah Mareta (55) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Rabu (25/11).

Kepada petugas SPKT, aksi pencurian oleh anaknya AF, Minggu (26/07) sekira pukul 00.30, yang mana perhiasan yang diambil disimpan di dalam lemari yang dikunci.

Ketahuan perhiasan sudah hilang, ketika korban Mareta ingin pergi ke luar kota, korban terlebih dahulu mengecek perhiasan yang ia simpan tersebut.

Tetapi korban kaget setelah mengetahui bahwa perhiasan tersebut sudah tidak ada di dalam lemari.

"AF anak kandung saya nomor 2, saya kaget saat keluarga mendesak dia untuk mengaku, akhirnya dia mengaku sudah mengambil perhiasan tersebut," kata dia.

Warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan I Ilir, Kecamatan IT II, Palembang ini menjelaskan bahwa anaknya mengakui perbuatannya.

"Dia mengaku bahwa perhiasan tersebut sudah dijual dan uangnya dipakai untuk membeli Handphone, sandal, sepatu, baju dan lain - lain untuk pacarnya, dan juga uang tersebut rencananya akan ia gunakan untuk menikah dengan pacarnya," jelasnya.

Masih kata korban, Barang - barang itu sengaja di simpan sebagai tabungan untuk anaknya.

"Kebetulan dia mahasiswa semester akhir, siapa tau nanti butuh biaya untuk mencari kerja dan keperluan lain," tutupnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian kehilangan barang berharga yang terdiri dari logam mulia, kalung emas, dan cincin semuanya diperkirakan senilai Rp 115 juta.

Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan laporan tersebut sudah diterima di SPKT dan selanjutnya akan diteruskan ke Satreskrim.

"Laporan sudah diterima dan akan diselidiki Satreskrim," katanya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved