Breaking News:

Sifat Adat Minangkabau

Albar S Subari : “Sifat Adat Minangkabau Tetap dan Berubah”

Ketua Pembina Adat Sumsel Albar S Subari SH.MH beberapa waktu belakangan dalam tulisannya banyak menukil masalah adat dan budaya Minangkabau.

Albar S Subari : “Sifat Adat Minangkabau Tetap dan Berubah”
ist
Ketua Pembina Adat Sumsel Albar S Subari  SH.MH

Umpamanya sebatang kelapa atau mangga yang telah berbuah lama kelamaan tentu akan mati, tetapi dari buahnya yang telah ada akan ada lagi kelapa dan mangga sambung menyambung.

Ini adalah perubahan yang melalui beberapa proses tetapi  tetap dalam bangsa dan nama semula.

Walau telah melalui tingkat perubahan yang keadaan perubahannya itu tetap, nama dan rasanya tetap sama semula.

Untuk jelasnya kita turunkan makna philosofinya dalam pergaulan sehari hari pada masyarakat adat Minang:

Kalau dibalun sabalun kuku

Kalau dikambang saleba alam

Walau sagadang bijo labu

Bumi jo langit ado di dalam

Artinya : Kalau dikumpulkan sekecil kuku, jika dikembangkan selebar alam walau sebesar biji labu, bumi dan langit ada di dalam).

Adat Minangkabau itu mempunyai ketentuan tersendiri pula, seperti fatwa adat: Yg dalam bahasa Indonesia nya

Halaman
123
Penulis: Salman Rasyidin
Editor: Salman Rasyidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved