Breaking News:

Human Interest Story

Suami Komedian Nunung, Pernah Tinggal di Palembang, 2 Tahun Ikut Tante Kalau Sekolah Jalan Kaki

Iyan sendiri mengaku belum bisa berbicara banyak soal prestasi menembaknya, namun dirinya dirinya sangat menyukainya.

Editor: Soegeng Haryadi
Kolase Sripoku.com/Abdul Hafiz
Julyan Sambiran Ternyata Pernah SMA di Palembang. 

Julyan Sambiran suami sekaligus manajer Aktris Komedian Nunung Srimulat ternyata pernah tinggal di Palembang di tahun 1990 hingga 1992.

"Saya kelas 1 SMA dulu sekolahnya di sini SMA PPKP samping Garnizun Jalan Merdeka. Sekarang sekolahan itu kayaknya udah gak ada. Tahun 1990," ungkap Julyan Sambiran kepada Sripoku.com di sela-sela dirinya menjadi salah seorang peserta shooter Kejurnas Sriwijaya Shooting Festival 2020 di lapangan tembak Shooting Range Perbakin Sumsel Jakakabring Sport City, Minggu (22/11/2020).

Pria kelahiran Surabaya 1 Juli 1972 mengaku masuk SMA PPKP Palembang ini lantaran ikut dengan tantenya yang pindahan ke Kota Pempek ini.

Baca juga: Suami Komedian Nunung Srimulat, Julyan Sambiran Ternyata Pernah SMA di Palembang, Gini Ceritanya

"Bisa sekolah di Palembang itu ceritanya ikut sama adiknya mami saya. Kebetulan suaminya dipindahkan tugas dari Jakarta ke Palembang," kata Iyan.

Dikatakan Iyan selama bersekolah di Palembang dirinya menginap di rumah adik maminya itu di Jalan Hangtuah.

"Dekat jalan kaki aja dari sekolah. Tinggal di Jalan Hang Tuah," kata pria berkacamata dan berambut dikuncir.

Iyan yang tampak ramah dan murah senyum ini mengaku seiring dengan selesainya tugas dari suami tantenya itu di Palembang, ia pun kembali ke Surabaya.

Baca juga: Video Julyan Sambiran Suami Nunung dan Parto Patrio Jajal Kejurnas Sriwijaya Shooting Festival 2020

"Saya lahir besar di Surabaya. Setelah satu setengah tahun di Palembang. Semester 3 SMA saya pulang lagi ke Surabaya," kata Iyan yang di tahun 2012 menikahi Nunung Srimulat yang terpaut 12 tahun usianya lebih tua darinya.

Pria yang murah senyum ini mengaku masih bisa berbahasa Palembang yang langsung spontan menyebut "Masih pacaklah".

"Untuk Palembang ini pempeknyo masih lemak. Masih beraso pecak dulu. Untuk event Kejurnas ini juga baik, rame, penuh sportivitas tinggi. Yang penting samo-samo wong kito galolah," ucap Iyan mempraktekkan bahasa Palembang.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Nunung Ungkap Kondisi Saat Jalani Perawatan, Menangis karena Ditolak Banyak RS

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved