Deretan Gurita Bisnis Grup Kalla, Keluarga Terkaya dari Indonesia Timur, 5 Sumber Kekayaan Mentereng

Perusahaan Keluarga Kalla merambah berbagai sektor. Konglomerasi bisnis Grup Kalla bermula dari usaha

Editor: Fadhila Rahma
Kompas.com
Jusuf Kalla 

SRIPOKU.COM - Bagi publik Tanah Air, siapa tak mengenal Grup Kalla. Konglomerasi bisnis perusahaan keluarga ini begitu besar, bahkan sering disebut-sebut sebagai yang terbesar di kawasan Indonesia Timur.

Salah satu anggota keluarga Kalla yang cukup populer adalah Jusuf Kalla, pengusaha nasional sekaligus mantan wakil presiden di dua periode presiden yang berbeda, yakni era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Wododo (Jokowi).

Perusahaan Keluarga Kalla merambah berbagai sektor. Konglomerasi bisnis Grup Kalla bermula dari usaha

perdagangan yang dirintis Hadji Kalla, saudagar komoditas yang sukses asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Berkat ketekunan dan kegigihannya, Hadji Kalla berhasil mengembangkan bisnis pemasok hasil bumi di periode awal pasca-kemerdekaan Indonesia, sebelum kemudian masuk ke usaha jual beli kendaraan impor.

Baca juga: Jusuf Kalla Risih dengan Sebutan Chaplin, Bongkar Fakta Soal Biayai Kepulangan Habib Rizieq

Baca juga: Ada Skenario Besar Dibalik Manuver Habib Rizieq Shihab, Calon ataukah Sekedar Aktor Lapangan?

Berikut ini deretan bisnis Grup Kalla, keluarga kaya dari Indonesia Timur:

1. Otomotif

Otomotif adalah bisnis yang bisa dibilang paling besar yang dimiliki Grup Kalla. Perusahaan keluarga ini menjadi agen tunggal yang memasarkan kendaraan roda empat pabrikan Toyota di kawasan Indonesia Timur.

Beberapa perusahaan otomotif Grup Kalla antara lain PT Hadji Kalla untuk merek Toyota dan PT Makassar Raya Motor sebagai distributor mobil Daihatsu.

Perusahaan Grup Kalla diketahui sudah menjadi importir kendaraan sejak tahun 1969. Beberapa merek mobil lain yang distributornya melalui Grup Kalla antara lain Chrysler, Fiat, Jeep, dan KIA.

2. Pembangkit listrik

 

Grup Kalla adalah pemilik dari PLTA Poso Energy. Pembangkit listrik ini merupakan PLTA terbesar di kawasan Timur Indonesia yang memanfaatkan sumber air dari Danau Poso.

Jaringan listrik dari PLTA Poso Energy disalurkan untuk koneksi jaringan listrik Sulawesi Tengah dan sebagian lagi disalurkan ke jaringan Sulawesi Selatan. Dengan tiga pembangkit, PLTA ini menyumbang sekitar 600 MW untuk PLN Sulawesi.

Selain Poso Energy, beberapa perusahaan energi lain yang terafiliasi dengan Grup Kalla seperti PT Malea Energy dan PT Kalla Electrical System.

3. Konstruksi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved