Agar tidak Cepat Blong, Hindari Injak Rem Terus Menerus di Jalan  Menurun

“Pengemudi sebaiknya menggunakan transmisi  rendah saat melintas jalan menurun, seperti gigi 1 untuk mobil manual, atau L,2 atau 3 bagi mobil matik

Editor: aminuddin
www.team-bhp.com
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Rem merupakan komponen yang sangat penting untuk ken daraan roda dua, tiga, roda empat dan se terusnya. 

Coba bayangkan apa yang bakal terjadi bila kita naik kendaraan atau mengendarai entah itu motor atau mobil tak punya rem.

Atau remnya tiba-tiba blong.

Akan terjadi kecelakaan. 

Semoga kita dijauhkan dari itu semua.

Amin. 

Berikut ini kita akan bahas tentang penggu naan rem di jalan yang menurun.

Baca juga: Mengerikan dan Seram, Gunakan Google Maps, Pengendara Mobil Nyasar di Tengah Hutan

Menurut Kepala Bengkel Auto2000, Yos Sudarso Suparman, penggunaan rem secara terus menerus dalam waktu lama bisa menyebabkan rem panas, dan menurunkan perfoma bisa yang berakibat rem blong

Kondisi seperti ini tentu saja berbahaya dan mengancam keselamatan.

“Pengemudi sebaiknya menggunakan transmisi  rendah saat melintas jalan menurun, seperti gigi 1 untuk mobil manual, atau L,2 atau 3 bagi mobil matik. 

Tujuannya agar laju mobil ikut tertahan oleh putaran mesin,” ujar Suparman.

"Kalau memang harus mengerem, injak yang dalam, kemudian lepas. 
Jangan diinjak terus menerus," tambahnya.

Sementara itu, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menambahkan, selain perawatan kendaraan, cara mengemudi yang salah juga bisa menyebabkan rem blong saat rute menurun. 

Hal ini ditujukan ke para pengemudi bertransmisi matik.

Sering ditemui pengendara mobil matik yang tidak memindahkan tuas transmisi saat melewati rute menurun. 

Mereka tetap memasang di tuas posisi (D). 

Berbeda dengan pengendara mobil bertransmisi manual yang biasanya langsung memindahkan tuas ke posisi gigi rendah,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/11/2020).

Didi mengatakan, tidak dipindahkannya tuas transmisi dari D bisa membuat mobil matik hanya mengandalkan rem saat mengarungi rute menurun. 

Kondisi ini yang bisa memicu mendidihnya minyak rem (overheating), sehingga menimbulkan butiran air yang berdampak terhadap rem blong.

“Apabila turunan panjang hanya mengandalkan rem, rem akan panas dan bisa membuat minyak rem mendidi sehingga terjadi efek rem blong atau dikenal dengan istilah vapor lock,” kata Didi.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/11/22/102100015/jangan-injak-rem-terus-menerus-di-jalan-menurun-bahaya- 
 
 
 
 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved