Breaking News:

news

Tak Habis Akal, Takut Dicopot, Baliho Ini Dipasang di Gang Sempit: Alasannya Tank Nggak Bisa Masuk

Di saat gencar dilakukan operasi penurunan baliho dan poster oleh pasukan TNI dan petugas gabungan, seorang warganet

Twitter
Baliho ucapan selamat datang dari Keluarga Besar Pemuda Pancasila untuk kedatangan Habib Rizieq Shihab 

SRIPOKU.COM, JAKARTA-- Di saat gencar dilakukan operasi penurunan baliho dan poster oleh pasukan TNI dan petugas gabungan, seorang warganet mengunggah foto baliho Habib Rizieq Shihab berukuran cukup besar.

Dalam foto tersebut, tertulis, "Keluarga Besar Pemuda Pancasila Mengucapkan Selamat Kembali ke Tanah Air Sahabat Kami Al Habib Muhammad Rizieq Shihab."

Netizen dengan akun @HutahaeanAzhar tersebut bahkan menantang Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman untuk mengerahkan kendaraan tempur dan pasukannya ke lokasi pemasangan baliho tersebut.

Ia memastikan, kendaraan tempur tidak akan bisa masuk lantaran baliho tersebut dipasang di gang kecil.

"Pak Dudung ini kami pasang di tambora. Kamu gak bisa bawa tank dan pasukan kemari. Gak muat Dung ini di dalem gang," tulis @HutahaeanAzhar dilihat Wartakotalive.com, Sabtu (21/11/2020).

Postingan warganet tersebut guna membalas cuitan Andi Arief yang mengutip pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono bahwa negara tidak pernah menggunakan alutsista untuk melawan rakyatnya sendiri.

Meski demikian, si pengunggah tidak menyebutkan dimana lokasi detail pemasangan baliho tersebut.

Postingan tersebut mendapakankan banyak respon dari netizan lainnya.

Akun Hidayat menyebut, baliho tersebut pasti akan ditertibkan meskipun bukan dengan pengerahan pasukan.

"Kalem bung shareloc ajak ke puspen tni, nanti biar babinsa sama bhabinkamtibmas yang kesitu. Daerah situ juga pasti ada koramil, biar danramil beserta jajaran kalau sudah nerima suprint langsung otw lokasi baliho," tulisnya.

Halaman
1234
Editor: Wiedarto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved