Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Pakar Epidemiologi Sumsel Sebut Palembang Jangan Dulu Sekolah Tatap Muka, Anak-anak Rentan Terpapar

"Palembang masih ada kasus aktif, akan sangat berisiko jika sekolah tatap muka dilaksanakan," kata dr Iche, pakar epidemiologi.

SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Ahli Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Dr.Iche Andriyani Liberty, SKM, M.Kes, 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah cukup lama menjalani kegiatan belajar-mengajar secara daring akibat pandemi Covid-19, bel;ajar tatap muka di sekolah diwacanakan digelar pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau mulai Januari tahun 2021.

Kebijakan ini berdasarkan keputusan bersama empat menteri, yakni Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.

Berdasarkan keputusan itu, pemerintah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah (pemda) atau kantor wilayah kementerian agama untuk menentukan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Pelaku Sembunyi di Kayuagung, Mengaku Karyawan Bank: Misteri Mayat Janda Ayu di Karung Terungkap

Pakar Epidemiologi Universitas Sriwijaya, dr Iche Andriany Liberty, menyebut kota Palembang saat ini masih belum aman dari paparan Covid-19.

Jika sekolah tatap muka tetap dilakukan dalam kondisi seperti saat ini, maka dikhawatirkan kasus penyebaran Virus Corona makin meningkat khususnya terhadap anak-anak

Menurutya,  aktivitas sekolah tatap muka belum bisa dilaksanakan jika suatu daerah statusnya masih orange seperti halnya yang terjadi di Palembang.

Jika memang kegiatan belajar-mengajar harus tetap dilaksanakan, maka harus ada kesepakatan antara pemerintah daerah,  sekolah dan orangtua.

Baca juga: Kembali Sehat, Azis Yanuar Bagikan Video Rizieq Shihab Tengah Bermain Dengan Ketujuh Cucunya

"Palembang masih ada kasus aktif, akan sangat berisiko jika sekolah tatap muka dilaksanakan," katanya,  Sabtu (21/11/2020).

Ia menjelaskan, sekolah tatap muka dapat diterapkan jika para siswa akan mendekati ujian nasional, namun dengan catatan pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
12
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved