Breaking News:

Tiga Warga OKU Tewas Tersambar Petir Saat Mengecas Hp, PLN Angkat Suara

"SLO sebagaimana dimaksud, diterbitkan oleh LIT akreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagalistrikan,"

Istimewa/handout
Ilustrasi tersambar petir 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak tiga orang di Talang Muara Tenggiling, Desa Karang Lantang, Kecamatan Muarajaya, Kabupaten OKU tewas saat sedang mengecas ponsel melalui perangkat Panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Kamis (19/11/2020).

Akibat kejadian tersebut/ tiga korban tewas dan satu korban selamat.Korban yang tewas dalam musibah tersebut itu meliputi Saimah (60), ibu rumah tangga, Dika (25), Hendri (30).

Sedangkan satu korban yang selamat atas nama Yan (30).

Baca juga: Pisau Itu Sudah di Leher Kami, Pengakuan Korban Pemalakan di Palembang, Kenali Pelaku dari Tangannya

Manager Humas PT PLN WS2JB,  Bakri, menerangkan PLTS merupakan tanggung jawab pemilik, bukan domain PT PLN.

Kendati demikian, atas kejadian tersebut, ia menerangkan penggunaan panel surya untuk pembangkit listrik skala kecil (PLTS _Rooftop_) yang digunakan untuk kepentingan sendiri menjadi tanggung jawab pemilik kepentingan itu sendiri.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2019, bahwa Instalasi Sistem PLTS Atap wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagalistrikan. 

Baca juga: Rocky Gerung Blak-blakan Ungkap Sosok Ini Pemicu Istana Jadi Dungu, Awalnya Mengejek Habib Rizieq

"SLO sebagaimana dimaksud, diterbitkan oleh LIT akreditasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagalistrikan," katanya. 

Ia mengungkapkan, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2019 bahwa Ketentuan wajib sertifikat laik operasi (SLO) juga harus dipenuhi dengan kepemilikanhasil uji pabrikan, sertifikat produk, atau dokumen standar keselamatan produk yang setara.

"Ketentuan wajib sertifikat laik operasi (SLO) harus dipenuhi dengan kepemilikan hasil uji pabrikan sertifikat produk," jelas Bakri.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved