Breaking News:

Lebih Tertarik Kerja di Bank, Seorang Peserta CPNS di Lubuklinggau Putuskan Mengundurkan Diri

"Sudah kita konfirmasi yang bersangkutan memilih melanjutkan bekerja di bank tempat lamanya, jadi akan diganti dengan di bawahnya,"

tribunsumsel/eko
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, Zulfikar 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau, Zulfikar, mengatakan ada seorang peserta CPNS tahun ini dianggap mengundurkan diri.

Pasalnya, peserta CPNS tersebut tidak melengkapi berkas sampai batas waktu ditentukan.

"Karena tidak melengkapi berkas akhirnya BKPSDM Lubuklinggau konsultasi ke BKN Sumsel. Keluar petunjuk untuk menggantinya dengan CPNS peringkat dibawahnya," kata Zulfikar, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Pedestrian Sudirman Palembang Bakal Dipindahkan, Bakal Hadir dengan Konsep Baru

Ia mengaku, sudah menghubungi dan mengkonfirmasi pelamar CPNS tersebut, pelamar CPNS tersebut mengaku tidak melengkapi berkas karena memilih melanjutkan bekerja di tempat lama.

"Sudah kita konfirmasi yang bersangkutan memilih melanjutkan bekerja di bank tempat lamanya, sehingga hasil konsultasi dengan BKN Sumsel diganti dengan yang dibawahnya," katanya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pengajuan surat lamaran beberapa waktu lalu, setelah dinyatakan lolos tidak boleh mengundurkan diri.

Apabila mengundurkan diri, akan dikenakan sanksi.

Baca juga: Dada Memar hingga Gigi Rontok, Kondisi Jasad Dikubur di Kontrakan, Identitas Korban Mulai Terkuak

"Namun, untuk kasus ini, tidak dikenakan sanksi maupun denda. Karena baru tahap pemberkasan dan pengajuan NIP, jadi tidak dikenakan denda," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, meski tahun 2019 lalu Pemkot Lubuklinggau sudah melakukan penerimaan CPNS, namun jumlah tersebut belum mampu mengcover kekurangan ASN selama ini.

"Kekurangannya masih banyak terutama teknis, guru, dan tenaga kesehatan seperti dokter spesialis, kemarin untuk formasi dokter spesialis tidak ada pelamar sama sekali, hanya satu tapi saat SKB tidak datang," ujarnya.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Warning Kepala Daerah soal Prokes, Ini Komentar Gubernur Sumsel Herman Deru

Bahkan, jumlah ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau saat ini berjumlah 3.942 orang belum mampu menutupi kebutuhan saat ini, karena setiap tahun pasti ada ASN yang pensiun.

"Setiap tahun pasti ada yang pensiun, masih banyak yang kurang terutama tenaga teknis, kesehatan, dan guru," ungkapnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved