Breaking News:

Berita Lubuklinggau

PASCA ada Anggota Dewan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Ini yang Dilakukan Dinkes Lubuklinggau!

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi Faris mengaku pasca anggota dewan tersebut dinyatakan meninggal dunia karena terpapar Covid

tribunsumsel/eko
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi. 

SRIPOKU.COM,LUBUKLINGGAU - Zuibar M Alif anggota DPRD Kota Lubuklinggau, meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bari Palembang karena terpapar Covid-19.

Jenazah Politisi asal partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini pun sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi Faris mengaku pasca anggota dewan tersebut dinyatakan meninggal dunia karena terpapar Covid-19 pihaknya langsung melakukan tracking.

"Jadi semua yang meninggal terkait  kontak erat kita lakukan tracking, untuk swab test nya akan kita lakukan secara persuasif," ungkap Cikwi pada wartawan, Senin (16/11/2020).

Cikwi menyebutkan, total warga Kota Lubuklinggau yang meninggal karena Covid-19 saat ini berjumlah 32 orang dengan kasus konfirmasi hingga saat ini mencapai 1.008 kasus konfirmasi.

"Jadi tetap semua yang meninggal kita lakukan swab test secara persuasif melalui Puskesmas masing-masing, total hingga saat ini kita telah melakukan swab test sebanyak 2.000 orang," ujarnya.

Cikwi pun menuturkan, saat ini Lubuklinggau sudah zona orange bukan zona merah lagi, namun tidak tahu kedepan karena kasus ini fluktuasi kadang naik kadang turun.

"Sesuai dengan perkembangan dan gerakan manusia yang ada, Covid-19 ini menular melalui kontak dengan kasus, berarti ada gerakan orang bertemu jarak dekat dan berkerumun," ungkapnya.

Baca juga: Anggota DPRD Lubuklinggau Meninggal Kena Covid-19, Sempat Buat Video Perpisahan

Baca juga: Seorang Anggota DPRD Lubuklinggau Unggah Video Sesak Nafas & Minta Doa, Kini Meninggal di Palembang

Baca juga: TIM Forensik Polda Sumsel Bongkar Makam Dedek, Remaja yang Jadi Korban Pembunuhan di Lubuklinggau

Namun apabila masyarakat menghindari dan menerapkan sesuai prokes seperti menjarak jarak, memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, kemungkinan akan terhindar dari Covid-19.

"Kita lihat di Kota Lubuklinggau saat ini keramaian seperti pernikahan, masih belum di izinkan karena kasus masih tinggi, oleh karenanya masyarakat harus selalu waspada," ujar Cikwi.

Cikwi pun menegaskan bila Covid-19 ini ada. Jangan sampai seperti masyarakat luar Linggau yang terus-terusan bertanya apakah benar Covid ini ada atau tidak.

"Artinya masyarakat harus percaya,kita berharap masyarakat Linggau yakin Covid ada, buktinya banyak yang meninggal dan meninggalnya tidak mengenal siapa pun," ungkapnya

Seperti contohnya banyak gubernur, bupati, wakil bupati, bahkan dewan Kota Lubuklinggau sendiri meninggal karena Covid-19.

"Oke aktifitas tapi selalu waspada selalu sesuai dengan prokes, harapan kita supaya terhindar semua, masyarakat tetap aktitifitas dan olahraga, dan makan teratur," ujarnya. (Joy/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved