Tabrakan Motor di Palembang Berujung Penikaman Hingga Tewas, Pelaku Buron Lima Tahun, Saya Kesal

"Selama ini selalu berpindah tempat tinggal untuk menghindari kejaran petugas. Namun pada saat itu saya pulang ke rumah, tiba-tiba langsung ditangka,"

Editor: Refly Permana
Grafis: sripoku.com/anton
Ilustrasi tewas 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lima tahun menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), seorang tersangka kasus pembunuhan akhirnya berhasil ditangkao Tim Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrism Polrestabes Palembang.

Pria berusia 31 tahun tersebut melakukan aksinya di Jalan Mayor Salim Batubara, Kelurahan Skip Jaya, Kecamatan Kemuning kota Palembang, Kamis (23/4/2015) sekira pukul 16.15 WIB. 

Dihadirkan dalam gelar perkara Sabtu (15/11/2020), tersangka mengakui telah membunuh korban dengan cara menikam dada korban menggunakan sajam. 

Baca juga: All New Yamaha Aerox 155 Connected Hadir di Palembang, Dibanderol 26 Jutaan, Intip Sepsifikasinya

"Saya kesal lantaran korban langsung menampar kepala saya hingga helm saya terjatuh.

Karena saya geram dengan ulah korban, kemudian saya gelap mata hingga menusuk korban menggunakan sajam," kata pria yang tinggal di kawasan Kecamatan IT III, Palembang ini.

Ia menyesali perbuatannya. 

"Selama ini saya selalu berpindah tempat tinggal untuk menghindari kejaran petugas. Namun pada saat itu saya pulang ke rumah, tiba-tiba langsung dijemput polisi, dan saya benar-benar menyesali perbuatan saya," kata tersangka.

Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang Penghargaan Festival Film Bandung 2020, Karya Hanung Raih Piala Terbanyak!

 Atas ulahnya tersangka diancam Pasal 351 ayat 3 Jo 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, melalui PS Kasat Reskrim, Kompol Edi Rahmat Mulyana, mengatakan tersangka tidak terima motornya diserempet korban.

Kemudian, korban turun dari sepeda motornya dan langsung memarahi tersangka

"Tidak hanya marah, namun pada saat itu korban langsung menampar ke arah kepala tersangka yang sedang menggunakan helm hingga helm tersangka terjatuh di TKP," ujar Kompol Edi, Minggu (15/11/2020).

Edi menjelaskan, tersangka yang tidak terima langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau. 

Baca juga: Burlian Anggota DPRD Sumsel dari Partai Gerindra Suami Hj Suwarti Meninggal Dunia di RSMH Palembang

"Pisau tersebut langsung dikeluarkan tersangka dari pinggangnya, kemudian saksi Novi yang saat itu dibonceng korban mencoba memisahkan.

Karena ketakutan korban langsung melarikan diri dan langsung dikejar tersangka, akhirnya korban langsung ditikam oleh tersangka dari belakang dan mengenai dada sebelah kanan," katanya. 

Pasca kejadian itu, tersangka langsung melarikan diri. 

"Korban kemudian langsung di bawa ke rumah sakit oleh warga setempat namun nyawanya tidak tertolong sehingga meninggal dunia," kata Edi. 

Baca juga: Video Peringati Hari Pahlawan, PPM Sumsel Ziarah Dan Tabur Bunga Di Makam Pahlawan

Atas kejadian tersebut, kakak korban membuat laporan polisi. 

"Mendapatkan laporan korban anggota kita langsung melakukan penyidikan dan penyelidikan.

Kemudian mendapatakan informasi bahwa pelaku berada di Kawasan Lemabang Kecamatan Ilir Timur II Palembang, anggota kita langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankan pelaku tanpa adanya perlawanan," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved