Breaking News:

Komunitas Seni Budaya Sumsel Ramaikan Festival Rentak Batanghari 2020 di Gedung Teater Jakabaring

Kata Aufa, kegiatan ini menjadikan sebuah ide kreatif dengan mencoba menggali potensi budaya, potensi generasi muda di Sumsel dalam bentuk festival

Komunitas  Seni  Budaya Sumsel  Ramaikan Festival Rentak Batanghari 2020 di Gedung Teater Jakabaring - komunitas1jpg.jpg
m.zaini
Komunitas seni budaya sumsel
Komunitas  Seni  Budaya Sumsel  Ramaikan Festival Rentak Batanghari 2020 di Gedung Teater Jakabaring - komunitas2jpg.jpg
m.zaini
Komunitas seni budaya sumsel

SRIPOKU.COM, JAKABARING - SEJUMLAH komunitas seni budaya dari Komunitas Teater Remaja, Komunitas Tari Kontenporer dan Komunitas Pembuat Film Dokumenter ikut memeriahkan Festival  Rentak Batanghari 2020 di Gedung Teater Taman Budaya Jakabaring Palembang, Sabtu (7/11/2020) lalu.

Kepala Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Sumsel, Aufa Syahrizal Syarkomi SP., M.Sc mengaku sangat bangga.

"Saya jujur sangat bangga dan betul- betul memberikan apriasiasi kepada UPTD Taman Budaya Sriwijaya yang memiliki inisiasi dan menciptakan sebuah pertunjukan, sebuah perlombaan atau festival yang berjudul Festival Batanghari 2020," kata Aufa.

Menurut Aufa, kegiatan ini menjadikan sebuah ide kreatif dengan mencoba menggali potensi budaya, potensi generasi muda di Sumsel, yang dirangkum dalam kegiatan festival.

"Saya merasa bangga memiliki generasi muda yang kreatif dan inovatif.

Mereka betul- betul memunculkan ide mereka dengan menampilkan yang terbaik.

Ini menjadikan sebuah motivasi bagi saya untuk betul- betul kita menggali.

Artinya apresasi saya, banyak generasi muda kita yang memang memiliki talenta- talenta yang harus kita hargai," ucapnya.

Apalagi, menurut Aufa, para seniman dari generasi milenial itu berusaha mengangkat muatan lokal atau potensi budaya Sumsel dengan menerjemahkannya dalam sebuah sanggar tari dan terjemahan bentuk teater ataupun cinema- cinema yang memiliki potensi untuk mengangkat potensi di Sumsel.

Seperti, Aufa mencontohkan, ada lomba bidar, pempek kulinernya yang bisa dikemas jadi cerita film pendek, namun memiliki makna yang sangat dalam terhadap potensi pariwisata Sumsel.

Aufa merasa yakin dengan bakat yang ada dan dimiliki anak-anak muda Sumsel.

Beri wadah untuk berkreasi maka budaya Sumsel akan dikenal di dunia.

"Kita mengajak semua komunitas yang ada untuk memanfaat semua potensi yang ada, menjadikan bibit bagi kita, bertalenta yang merupakan kekayaan di Sumsel untuk mengangkat seni dan budaya serta pariwisata di Sumsel ke depan," pungkasnya. 

Penulis: Zaini
Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved