Breaking News:

5 Tahun Buron Pelaku Pembunuhan di Sekip Palembang Diciduk Polisi

Ketika ditemui, tersangka Ardi mengaku menyesali perbuatannya yang menghilangkan nyawa orang lain.

Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tersangka Ardy, 5 Tahun Buron Pelaku Pembunuhan di Sekip Palembang Diciduk Polisi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Lima tahun menjadi buron kasus pembunuhan, Ardi Pasda (35), akhirnya dibekuk Opsnal Pidum dan Team Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, pimpinan Kanit Pidum, AKP Robert Siombing, Jumat (13/11) malam.

Warga Jalan Sekip Bendung, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT III, Palembang, tersebut menghilangkan nyawa Andy Yusuf (31), Kamis (23/4) sekira pukul 16.15 WIB dengan tusukan sebilah pisau di Jalan Mayor Salim Batubara, depan Fotocopy Gajah Mada, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning. 

Informasi diperoleh, kasus pembunuhan diawali korban bersama saksi berboncengan sepeda motor kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) bersenggolan dengan sepeda motor yang dikemudikan tersangka Ardi.

Saat itu, korban marah dan langsung menampar kearah kepala tersangka. Sehingga helm yang digunakan tersangka terlepas dan jatuh.

Membuat tersangka marah, kemudian mengeluarkan pisau yang ada terselip di pinggang tersangka. Kejadian tersebut, sempat dilerai saksi yang dibonceng korban.

Korban melihat tersangka mengeluarkan pisau, berusaha lari namun tersangka berhasil mengejarnya dan menikamkan pisau tepat di dada sebelah kanan. Melihat korban tersungkur, tersangka langsung kabur.

Sedangkan korban dibantu warga langsung dibawa ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Ketika ditemui, tersangka Ardi mengaku menyesali perbuatannya yang menghilangkan nyawa orang lain.

"Saya khilaf saat itu, setelah korban marah dan memukul kepala saya. Makanya, saya cabut pisau dan menusuk ke tubuh korban," katanya.

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat Mulyana membenarkan sudah mengamankan tersangka kasus 338 KUHP dan 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun.

"Tersangka sudah mengakui perbuatannya dan sekarang dalam proses hukum lebih lanjut," tegas Edi.

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved