Breaking News:

Mantan Bupati Muaraenim Ditahan

Jadi Tahanan Kota Kejati Sumsel, Mantan Bupati Muaraenim Muzakir Sai Sohar Hari Ini Jalani Swab Test

Mantan Bupati Muaraenim Ir Muzakir Sai Sohar ditetapkan oleh Penyidik Kejati Sumsel sebagai tersangka atas kasus gratifikasi alih fungsi lahan

SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Mantan Bupati Muaraenim, Muzakir Sai Sohar 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Mantan Bupati Muaraenim Ir Muzakir Sai Sohar ditetapkan oleh Penyidik Kejati Sumsel sebagai tersangka atas kasus gratifikasi alih fungsi lahan pada tahun 2014 lalu.

Muzakir Sai Sohar dinyatakan sebagai tahanan kota setelah dinyatakan reaktif saat dilakukan tes rapid.

Baca juga: Breaking News Eks Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar Jadi Tersangka Korupsi Kasus Alih Fungsi Lahan

Baca juga: Menangkan Gugatan, Muzakir Sai Sohar akan Reshuffle Partai Golkar Muaraenim

"Berdasarkan aturan saat ini, seluruh tahanan yang akan ditahan harus menjalani rapid tes terlebih dahulu.

Hal itu telah diatur sesuai protokol kesehatan," ujar Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman saat dikonfirmasi Sripoku.com melalui sambungan telepon, Jumat (13/11/2020).

Ia menjelaskan Muzakir akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan menjalani swab test.

Khaidirman memastikan bahwa proses hukum akan terus berjalan namun tetap mengikuti standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Sekda Muaraenim Tutup Usia, Sempat Mengeluh Nyeri di Dada

Baca juga: Momen Salat Ied, Bupati Muzakir Sai Sohar Pamitan dengan Masyarakat Muaraenim

"Kondisi yang bersangkutan saat ini baik-baik saja. Namun setelah menjalani rapid test, ternyata hasilnya reaktif.

Oleh karena itu, tersangka tidak dilakukan penahanan.

Rencananya akan dilakukan swab test hari ini dan kita juga masih menunggu hasil pemeriksaannya," ujar Khaidirman.

Muzakir diduga telah menerima aliran dana suap mencapai Rp.600 juta.

Tindak kejahatannya diperkirakan menyebabkan kerugian negara senilai Rp.5,8 miliar.

Muzakir ditetapkan bersama 3 tersangka lainnya yakni Abunawar Basyeban SH MH, (Dosen Unsri) selaku konsultan hukum tahanan rutan, mantan Dirut PT Perkebunan Mitra Ogan (BUMN), Anjapri SH dan mantan Kabag Akutansi dan Keuangan PT Perkebunan Mitra Ogan, Yan Satyananda.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved