Breaking News:

Fenomena LGBT Pemicu Murka dan Azab Allah SWT

Berita yang cukup mengejutkan tentang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) kembali me­ramaikan jagad berita di tanah air.

Istimewa
Ismail Sukardi - Dosen Univesitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. 

Dr. Ismail Sukardi, M.Ag. foto ada sama Zul

Dosen UIN Raden Fatah Palembang

Berita yang cukup mengejutkan tentang LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) kembali me­ramaikan jagad berita di tanah air.

Dilaporkan bahwa ada oknum TNI yang tersangkut kasus LGBT (Re­publika, 16 Oktober 2020).

Sebulan sebelumnya dilaporkan bahwa polisi menggerebek sebuah pes­ta seks kaum gay di sebuah apartemen di Kuningan, Jakarta.

Dan ada 56 orang diamankan dalam pe­ris­tiwa itu (Republika, 3 September 2019).

Tampaknya fenomena LGBT akan terus menjadi prob­le­ma­ti­ka yang menguras perhatian dan energi ki­ta karena LGBT sudah menjadi realitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia saat ini.

Sebagai bang­sa yang religious, masyarakat Indonesia tentu tidak dapat menerima ekstensi LGBT bukan ha­nya atas na­ma larangan agama dan moralitas, tetapi juga nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Dari aspek kuantitas jumlah pengikut LGBT di Indonesia saat ini sudah berada pada taraf yang sangat me­nghawatirkan. 

Data tahun 2012 menunjukkan bahwa jumlah kaum gay saja di Indonesia le­bih dari 1 juta orang (Republika, 23 Januari 2016), belum dihitung yang lesbian, biseksual dan tr­an­­sgender.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved