Breaking News:

Sedang di Dalam Lubang Galian, Pria di Musi Rawas Ini Dilemparkan Kaca & Kursi oleh Oknum Satpam

Tiba-tiba tersangka datang langsung marah-marah dan kemudian melemparkan kaca etalase serta kursi panjang ke arah korban yang ada di lubang galian

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ahmadfarozi
Seorang oknum satpam di Musi Rawas diamankan anggota Polsek Muara Kelingi. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Seorang oknum Satpam ditangkap anggota Polsek Muara Kelingi atas kasus dugaan perbuatan tak menyenangkan disertai ancaman kekerasan.

Tersangka dan korban diketahui sama-sama kerja di Kecamatan Muara Kelingi, tetapi berbeda perusahaan. Adapun perbuatan tersangka dilakukan pada 7 November 2020.

Informasi yang dihimpun Kamis (12/11/2020), bermula ketika korban sedang bekerja menggali lubang untuk memasang pipa penyalur gas di lokasi.

Baca juga: Harga Getah Karet di Lubuklinggau Kini Tembus Rp 7000, Absen Kini Bisa Lanjutkan Kuliah Anak

Tiba-tiba tersangka datang langsung marah-marah dan kemudian melemparkan kaca etalase serta kursi panjang ke dalam lubang galian yang sedang digali korban.

Sementara, dalam lobang tersebut sedang ada korban yang sedang melakukan penggalian.

Masih belum puas, tersangka kemudian mendekati korban lalu langsung meremas mulut dan mencekik korban dengan tangan kanannya.

Aksi tersangka masih terus berlanjut, dengan pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam jenis parang.

Baca juga: Kegiatan Poltekpar Palembang : Zero Mistake Is Not Good Enough

Selanjutnya, tersangka menebas pipa induk penyalur gas milik perusahaan tempat korban bekerja yang ada di lokasi tersebut.

Atas kejadian ini, tersangka kemudian dilaporkan ke Polsek Muara Kelingi.

Kapolres Musirawas AKBP Efrannedy melalui Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan mengatakan, atas laporan korban dan keterangan saksi, pihaknya kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka.

"Tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat tugas jaga ditempatnya bekerja.

Setelah berhasil diamankan, tersangka berikut barang bukti satu buah parang dan satu buah pipa, lalu dibawa ke Polsek Muara Kelingi untuk diproses lebih lanjut," kata Iptu Hendrawan, Kamis (12/11/2020).

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved