Breaking News:

Liputan Eksklusif

30 Ribu UMKM Mengalami Penurunan Omzet

Untuk di Palembang, ada sekitar 12.202 UMKM mendapatkan jatah bantuan sebesar Rp 2,4 juta.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Sriwijaya Post, edisi Selasa (10/11/2020); Rezeki Akhir Tahun Melayang 

PALEMBANG, SRIPO -- Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Palembang mencatat, setidaknya ada 30 ribuan UMKM di Palembang terkena dampak penurunan produktivitas dan pelemahan ekonomi selama masa Pandemi Covid-19, Selasa (10/11).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Palembang, Ana Heriana melalui Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro, Juanaria mengatakan, semua UMKM baik skala kecil maupun besar mengalami penurunan omzet cukup drastis sejak badai pandemi menghantam.

Bahkan, tidak sedikit pelaku usaha yang tidak mendapat pemasukan sama sekali selama beberapa bulan belakangan.

Baca juga: Bisnis Printing Merana, Pengusaha Dilema, Pilih Rumahkan Pegawai atau Potong Gaji

"Pelaku UMKM itu meliputi sektor kuliner, kerajinan, fesyen, dan jasa. Semua kena dampak, tetapi untuk jumlah pasti kita belum mendata rinci, yang jelas semua UMKM di bawah naungan kita merasakan dampak pandemi," katanya.

Salah satu unit usaha yang sangat terasa dampak Pandemi Covid-19 adalah usaha percetakan.

Para pelaku usaha alami penurunan omzet hingga 80 persen.

Adanya aturan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang pembatasan Alat Peraga Kampanye (APK) yang diatur langsung oleh KPU setempat, membuat para pengusaha percetakan semakin meradang.

Baca juga: Lolos Verifikasi dan Validasi Sebanyak 12.202 UMKM di Palembang Terima Bantuan Rp 2.4 juta

"Kita tahu sendiri, selama pandemi event di Palembang kosong. Berkurangnya acara-acara, membuat produk yang seharusnya bisa menjadi rupiah itu sangat minim," jelas Juanaria.

Memasuki kehidupan normal baru saat ini, pemerintah telah mengambil langkah memfasilitasi kebutuhan UMKM dengan mendistribusikan bantuan langsung.

Seperti bantuan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada untuk UMKM yang berhak dan sesuai persyaratan.

Baca juga: Pengajuan BLT UMKM Rp 2,4 Juta Ditolak, Ternyata Ini Peyebabnya

Untuk di Palembang, ada sekitar 12.202 UMKM mendapatkan jatah bantuan sebesar Rp 2,4 juta.

"Bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, agar UMKM bisa bangkit kembali," terangnya. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved