Pembunuhan di Rusunawa Kasnariansyah

Fakta Lengkap Yanto Masuk Kamar Janda Cantik Dini Hari, Kepergok Anak dan Bunuh Korban, Akui Khilaf

Meski cukup sulit, namun usahanya berhasil, Yanto kemudian memasuki rumah bahkan sempat ke dapur korban untuk mengambil pisau

Editor: Hendra Kusuma
Istimewa/handout
Fakta Lengkap Yanto Masuk Kamar Janda Cantik Dini Hari, Kepergok Anak dan Bunuh Korban, Akui Khilaf 

Versi Pengakuan Pelaku

Tahu jika istri dimarahi korban dan kakak iparnya, maka Yanto berinisiatif menemui korban Titik Handayani dan meminta maaf.

Namun menurut Yanto, bukannya kata maaf yang didapatkan justru dia mendapatkan kata yang tidak mengenakkan dan membuatnya tersinggung dan tidak bisa tidur.

Sehingga berujung dendam."Sakit gara-gara omongan korban ke saya, bilang 'anjing '," ujar Yanto menirukan kata-kata korban.

"Aku lah menghadap ke dia,  untuk minta maaf kalau salah, kalau bini aku salah aku minta maaf, korban nyolot mahab bae ujinyo (red bersikukuh tidak mau memaafkan), ngatoke maaf ke kamu ni mati kau Ku** kau, An**** kau," kata Yanto kembali menirukan omongan si Korban yang menyakiti hatinya.
===

Masuk Rumah Korban Lewat Jendela Memanjat dari Pipa Air

Awalnya saat tersangka kerja setengah hari mendapat telepon istrinya sedang ribut dengan korban, lalu tersangka pulang ke rumah.

"Benar, saat itu sedang cekcok mulut dengan korban. Lalu saya tidak mau perpanjang masalah, dan menyuruh istri masuk ke dalam rumah," kata tersangka mengawali ceritanya.

Lalu, saya habis magrib hendak ke rumah ponakan mengantar buku tugas di Kawasan Tanjung Barangan.

Saat itu kata pelaku, dirinya bertemu korban di depan rumah.

Saat itu tersangka mengajak korban ngomong untuk meminta maaf atas keributan korban dan istrinya.

"Saat meminta maaf itulah, korban tidak terima lalu mengatakan saya kata - kata, anjing, setan, lalu saya langsung masuk lagi ke dalam rumah," terang tersangka.

Setelah itu tak lama keluar lagi ke Tanjung Barangan sebentar mengantar buku, setelah itu pulang ke rumah sekira jam 21.00.

"Istri disuruh tidur duluan, lalu sempat makan dulu pukul 23.00 dan sampai pukul 24.00, main handphone. Keluar sebentar menghisap rokok, saat hendak masuk masih terngiang di telinga ucapakan kata kasar korban," katanya. 

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved