PTBA Gelontorkan Rp 400 Miliar Lebih Untuk Pendidikan, Beasiswa Bidiksiba Rp 35 Miliar

Sedikitnya, sampai saat ini, PTBA telah menggelontorkan dana untuk dunia pendidikan sekitar Rp 400 miliar

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Plt Bupati Muara Enim Jaursah (Kopiah) secara simbolis melepas Peserta Bidiksiba Tahun 2020 Kerjasama PT Bukit Asam Tbk Dengan Politeknik Negeri Sriwijaya dan Politeknik Negeri Malang di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Bupati Muara Enim, Rabu (4/11). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Perhatian Perusahaan Bukit Asam (PTBA) dalam hal pendidikan patut diajungi jempol. Sedikitnya, sampai saat ini, PTBA telah menggelontorkan dana untuk dunia pendidikan sekitar Rp 400 miliar. Dan khusus untuk beasiswa Bidiksiba sudah mencapai sekitar Rp 35 miliar.

Hal tersebut diungkapkan oleh GM Layanan Operasi Tanjung Enim (LOTE) PTBA Venpri Sagara didampingi SM CSR PTBA Hartono saat melepas Peserta Bidiksiba Tahun 2020 Kerjasama PT Bukit Asam Tbk Dengan Politeknik Negeri Sriwijaya dan Politeknik Negeri Malang di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Bupati Muara Enim, Rabu (4/11/2020).

Menurut Venpri, program Bidiksiba (Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa Sekitar Bukit Asam (BIDIKSIBA) tahun 2020, merupakan angkatan yang ke tujuh sejak dimulainya program ini pada tahun 2014. Tahun ini, PTBA menyediakan beasiswa untuk 49 anak dari Kabupaten Muara Enim yang akan menimba ilmu di Politeknik Negeri Siriwijaya 24 orang dan Politeknik Negeri Malang sebanyak 25 orang. Mahasiswa Bidiksiba tersebut hasil seleksi dalam wilayah operasional PTBA yakni di Sawah Lunto, Tarahan, Kertapati dan Tanjung Enim.

Dalam program Bidiksiba tersebut, lanjut Venpri, para mahasiswa akan menerima uang kuliah secara penuh mulai dari Uang Kuliah Tetap, Uang Saku, Uang Pemondokan atau Asrama, Uang Buku, Asuransi, Uang Pembinaan, Uang Bantuan Sarana Belajar Berupa Laptop, dan Uang Biaya Tugas Akhir.

Kalau di perusahan lain memberikan beasiswa dengan sistim ijon, dimana mahasiwa akan mengembalikan uangnya kembali ketika mahasiswa tersebut telah duduk di semester berapa, tetapi kalau di PTBA kita benar-benar membiayai seluruhnya dari mulai masuk sampai tamat.

Jadilah enterpreneur, jangan bekerja untuk orang lain tetapi bisa membukanlapanhmgam pekerjaan, cukuplah kami yang bekerja untuk negara dan orang lain.

"Total dana yang telah digelontorkan oleh PTBA hingga sampai saat untuk program pendidikan sekitar Rp 400 miliar dimana untuk program Bidiksiba sekitar Rp 35 miliar," pungkasnya.

Harapan kedepan, lanjut Venpri, setelah lulus, mahasiswa tersebut bisa kembali dan membangun kabupaten Muara Enim. Dan kepada seluruh mahasiswa tidak usah lagi pusing memikirkan biaya karena seluruhnya sudah ditanggung oleh PTBA, sehingga tidak alasan lagi tidak focus dan rajin belajar.

Setelah tamat nanti, berpikirlah menjadi enterpreneur, yakni jangan bekerja untuk orang lain tetapi sebaliknya bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

"Cukuplah kami yang bekerja untuk negara dan orang lain. Kalau anak-anak jadilah enterpreneur," ujarnya.

Menurut perwakilan mahasiswa Bidiksiba Rizki Anugrah dan Nabila, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PTBA yang telah memberikan kesempatan kepada mereka untul melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi.

Sebab sebelumnya, tidak terbayangkan oleh mereka bisa kuliah sebab perekonomian keluarga yang pas-pasan sedangkan kuliah akan memerlukan biaya cukup banyak.

Dan kesempatan ini tidak akan mereka sia-siakan demi masa depan mereka untuk mengangkat perekonomian keluarga.

"Kami merasa seperti bermimpi bisa ke kampus. Terimakasih PTBA semoga kedepan tambah maju dan jaya," pungkas mereka nyaris bersamaan.

Direktur IV Bidang Kerjasama Politeknik Negeri Sriwijaya Drs Zakaria MPd, mengatakan bahwa sebanyak mahasiswa yang kuliah melalui beasiswa, ternyata program Buidiksiba adalah program beasiswa yang terlengkap dan terbanyak kuliah di Polteknik Negeri Sriwijaya, karena semuanya ditanggung oleh PTBA. Dan prestasi akademik mahasiswa dari program Bidiksiba cukup menonjol bahkan pernah ada yang IPKnya nyaris 4.

Terbukti, alumninya sudah banyak diterima bekerja dimana-mana baik di PTBA dan anak perusahaannya serta perusahaan Migas.

Sementara itu Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH menegaskan bahwa peningkatan daya saing daerah sudah menjadi prioritas dari pemerintahannya, salah satunya melalui peningkatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda dalam mengakses dan menempuh pendidikan.

Pemkab. Muara Enim memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Tidak hanya melalui pemberian seragam dan perlengkapan sekolah gratis, namun juga telah menyiapkan beasiswa bagi anak-anak yang tidak mampu maupun anak-anak berprestasi, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, tak terkecuali santri-santri di pondok pesantren.

"Saya sangat mengapresiasi kepada PTBA atas berbagai kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Muara Enim, salah satunya dengan program Bidiksiba ini," kata Juarsah.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved