Breaking News:

Opini : Siswa Bermartabat, Guru Bermartabat dan Pendidikan yang Bermartabat Menuju Merdeka Belajar

Merdeka belajar juga bisa dimaknai sebagai pembebasan dari ‘kertas kurikulum’ yang menciptakan suasana pendidikan begitu terbebanibeban administrasi

kompas.com
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, JATENG - PELAJAR atau siswa adalah sosok manusia utuh.

Dalam usia dan kapasitasnya sebagai seorang anak, ia sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Pun sejatinya orang dewasa adalah sosok manusia yang pada prinsipnya sedang terus belajar.

Artinya manusia adalah mahluk hidup pembelajar hingga akhir hayatnya.
Siswa atau murid adalah sosok unik.

Kita sebagai orangtua atau guru harus memandangnya demikian, ia adalah sosok unik dengan kelebihan dan kekurangannya.

Sehingga kita tak berhak memberikan penilaian terlalu dini terhadap kualitas anak.

Dalam memberikan pendidikan kepada mereka, kita harus menghormati sosoknya sebagai seseorang yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Dengan sikap kita yang demikian maka kita tak akan mudah terjerumus ‘menghakimi’ seorang anak/siswa yang menurut diagnosa kita bahwa ia adalah anak yang bodoh.

Sejatinya, tak ada anak yang bodoh.

Manusia adalah makhluk yang sudah ‘disetting’ oleh Tuhan sedemikian rupa dan hanyalah soal waktu untuk menjadikannya manusia utuh.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved