Berita Muaraenim

Bantu Tetangga Kebanjiran, Rumah Janda Ini Malah Roboh Diterjang Banjir Bandang, Kini Bingung

Padahal musibah sedang menimpa warga Desa Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) ini.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Ardani Zuhri
Nurlena (41) salah seorang korban banjir bandang harus merelakan kehilangan rumahnya roboh diterjang banjir, Jumat (30/10/2020) 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM -- Raut wajah seorang Janda anak dua Nurlena (41), tampak tegar.

Padahal musibah sedang menimpa warga Desa Ujanmas, Kecamatan Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) ini.

Ia baru saja kehilangan rumahnya yang roboh akibat diterjang banjir bandang.

Meski tidak ada korban jiwa, namun rumah berserta isinya termasuk usaha laundry yang baru beberapa tahun dirintisnya lenyap seketika Akibat dihantam banjir bandang.

Menurut Nurlena, dirinya adalah seorang Janda yang mempunyai dua anak.

Anak tertuanya sudah berkeluarga dan tinggal ditempat lain, sedangkan ia tinggal bersama anak bungsunya yang baru duduk di kelas III SMP.

Pada saat kejadian, ia tidak melihat secara langsung rumahnya roboh, sebab kebetulan dirinya bersama anaknya sedang membantu tetangganya yang kebanjiran.

Tahu-tahu dirinya telah dapat kabar rumahnya sudah ambruk, setelah diberitahu oleh tetangga lainnya.

"Saya diberitahu, kalau rumah peninggal orangtua saya telah roboh. Saya lihat ternyata benar telah roboh," jelasnya.

Masih dikatakan Nurlena, dahulu sebelum dirinya membuka usaha laundry, untuk menghidupi anak-anaknya dengan cara mencuci dan membantu orang dari rumah ke rumah.
Karena sudah tidak kuat lagi, ia pun mencoba membuka usaha laundry di rumahnya, dan ternyata hasilnya lumayan untuk menghidupi anak-anaknya.

"Hasilnya tidak menentu, kadang sehari dapat Rp 50 ribu, kadang kurang ataupun lebih, namun saya tetap bersyukur," ujarnya.

Kedepan, lanjut Nurlena, ia berharap kepada pemerintah atau perusahaan bisa membangunkan kembali rumahnya di tempat rumah yang lama.

Sebab ia bersama anaknya masih bingung jika menumpang terus dengan kerabat atau tetangganya.

Jika ada rezeki ia pun ingin membuka kembali usaha laundry sebab sejak rumahnya ambruk seluruh harta bendanya terendam dan rusak sehingga tidak bisa lagi digunakan.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved