Berita Palembang

Warga Keramasan Setuju Kantor Pemprov Sumsel Dipindahkan, 'Daerah Kami Jadi Hidup, Harga Tanah Naik'

Masyarakat Setuju Kantor Pemerintahan Sumsel Dipindahkan, Daerah Kami Jadi Hidup Harga Tanah Naik

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Beberapa alat berat tengah melakukan penimbunan tanah di lahan Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terpadu direncanakan bakal dipindahkan ke Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa (27/10/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Terpadu direncanakan bakal dipindahkan ke Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, Selasa (27/10/2020) saat ini, lahan sawah dan rawa seluas 40 hektare itu tengah dilakukan land clearing atau membuka lahan.

Belasan alat berat pun setiap hati terlihat tampak tengah sibuk menimbun areal tersebut.

Lokasi Kantor Pemerintahan Sumsel yang baru ini terbilang cukup strategis. Berada di akses jalan lintas, membuat areal perkantoran tersebut sangat mudah dijangkau menggunakan jalur darat baik menggunakan transportasi pribadi baik roda dua ataupun empat.

Kantor pemerintahan terpadu ini berjarak sekitar 10 kilometer dari pintu masuk tol Kapal Betung, 6 kilometer tol Palindra, 4 kilometer dari Fly Over Keramasan, 100 meter dari perumahan mewah Citra Land, 1 kilometer Jembatan Musi 2 dan 10 kilometer dari Griya Agung Palembang.

Selain itu, di sekitaran areal kantor terpadu Pemprov Sumsel juga tidak terlalu padat seperti kantor lama Pemprov Sumsel di Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Di kawasan tersebut terdapat dua SPBU besar, komplek perumahan elite Citra Land dan cukup jauh dari pemukiman warga di Keramasan.

Pembangunan kantor Pemprov Sumsel terpadu tersebut sudah cukup diketahui oleh penduduk sekitar. Pada umumnya mereka sangat mendukung adanya pembangunan kantor Pemprov Sumsel.

Dengan adanya pembangunan areal perkantoran pemerintahan tersebut dinilai warga dapat membuat wilayah mereka jadi lebih hidup dan membuat roda perekonomian di sana menjadi lebih baik.

Romadon, seorang warga Keramasan mengatakan selama ini kawasan tersebut merupakan daerah mati dan hanya menjadi perlintasan kendaraan dengan tonase besar.

Dengan adanya pembangunan kantor terpadu Pemprov Sumsel diharapkan dapat membawa dampak besar bagi daerah mereka.

"Selama ini kan tahu sendiri wilayah kami hanya perlintasan kendaraan saja.

Nah, mungkin saja dengan adanya kantor Pemprov Sumsel dapat membuat roda perekonomian lebih baik lagi," katanya.

Dwi, warga sekitar lainnya mengaku mendukung dibangunnya kantor pemerintahan di Keramasan.

Dengan pembangunan tersebut dapat membuat pembangunan di Palembang menjadi lebih merata.

Sebab, selama ini pembangunan areal perkantoran, pusat keramaian lainnya hanya berada di pusat kota saja.

"Pembangunan di Palembang biasanya kan selalu di pusat kota saja. Kalau merata seperti ini pasti akan berimbas tingginya NJOP harga tanah di daerah kami tentunya akan jadi naik," ungkap Dwi.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved