Lawan Covid19

Mantan Wapres Jusuf Kalla Undangan Khusus Tunaikan Umrah di Masa Pandemi Covid-19

MANTAN Wapres Jusuf Kalla memperoleh kesempatan menunaikan umrah di masa pandemi Covid-19. Ia memperoleh undangan khusus dari Kerajaan.

Editor: Sutrisman Dinah
kompas.com
Ilustrasi penyelenggaraan umrah di masa pandemi Covid-19 

SRIPOKU.COM --- Wakil Presiden Jusuf Kalla (78) akan menunaikan inadah umrah di masa pandemi virus corona atau Covid-19. Ia memperoleh undangan khusus dari otoritas Kerajaan Arab Saudi.

Ia memperoleh undangan khusus bersama mantan Wakil Kapolri Komjen (Purnawirawan) Syafruddin.

”Kepastian bisa melaksanakan ibadah umrah diterima JK dari Sekjen Liga Dunia Islam Muhammad Abdul Karim Al Issa, saat mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah, pada Ahad, 25 Oktober 2020,” demikian keterangan tertulis yang disampaikan Tim Media JK, Senin (26/10).

Jusuf Kalla dan Syafruddin mewakili Yayasan Museum Rasulullah SAW dan Peradaban Islam, Sabtu (24/10) malam waktu Arab Saudi,  menanda-tangani naskah perjanjian kerja sama pendirian dan pembangunan Gedung Pameran dan Museum Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam di Indonesia dengan Pihak Liga Dunia Islam di Riyadh.

Baca juga: Mulai Dibuka 1 November 2020, Jemaah Umrah Dikarantina 3 Hari hingga Batas Usia 18-50 Tahun

Sebelum, ke Riyadh dan Mekkah, Jusuf Kalla bertemu dengan Pemimpin Tahta Suci Vatikan Paus Fransiskus di kawasan Santo Petrus Basilica Vatikan, Jumat (23/10), bersama lima anggota Dewan Juri Zayed Award for Human Fraternity.

Jusuf Kalla dan rombongan sebelum menuju Masjidil Haram Mekkah Al Mukkaramah, melakukan miqat dan niat umrah di Jeddah. Sesampai di Pelataran Masjidil Haram, rombongan memperlihatkan barcode di gadget setiap anggota rombongan ketika selesai mengisi aplikasi “Tawakkhalna”.

Dalam aplikasi itu, setiap jamaah wajib melampirkan hasil tes swab 48 jam sebelumnya. Kemudian, jamaah melaksanakan prosesi ibadah umrah, seperti tawaf dan sa'i dari Bukit Safa ke Bukit Marwa.

Selesai tawaf dan Sai, delegasi dari Yayasan Museum Sejarah Rasulullah SAW melaksanakan salat Magrib dan Isya berjamaah dan berdoa di depan Ka'bah.

“Pada kesempatan doa bersama, Jusuf Kalla meminta seluruh delegasi berdoa meminta kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 segera berakhir," lanjut keterangan dalam rilis.

Delegasi dipimpin Jusuf Kalla, Senin (26/10) waktu setempat, berziarah di Makam Nabi Muhammad SAW dan kedua sahabat Rasulullah di Madinah. Kemudian, dilanjutkan salat dan berdoa di Raudhah, bagian dari Masjid Nabawi pada zaman Rasulullah SAW.

Sementara itu, Pelaksana tugas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Oman Fathurahman, mengatakan bahwa Kemenag menyiapkan aturan bebas Covid-19 untuk seluruh jemaah umrah asal Indonesia.

Persyaratan ini dituangkan dalam Rancangan Keputusan Menteri Agama (RKMA) tentang Penyelenggaraan Umrah di masa Pandemi. Aturan ini akan mengatur tentang kriteria jemaah, protokol kesehatan, dan kemungkinan penerapan karantina.

“Ada persyaratan bebas Covid, sehingga ada protokol tertentu yang harus diterapkan. Ini kita siapkan,” kata Oman kemarin.

Dikatakan, pemerintah mengatur skema perlindungan bagi jemaah disusun sesuai dengan ketentuan yang sudah diberlakukan Arab Saudi. Otoritas penyelenggaraan haji dan umroh Arab Saudi, sudah menerbitkan edaran terkait umrah di masa pandemi.

Arab Saudi membatasi usia maksimal 50 tahun dan harus bebas Covid-19. Proses pendaftaran dikontrol melalui sistem yang disediakan Saudi dan dikoordinasikan dengan PPIU.

“Intinya, Kemenag siapkan mitigasi sesuai kebijakan Saudi. Sekarang kita menunggu daftar negara mana saja yang diizinkan memberangkatkan jemaah umrah mulai 1 November mendatang,” kata Oman. ****

__________________

Penulis: (tribun network/denis)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved