Breaking News:

Ini Lokasi Operasi Pasar LPG Subsidi di 16 Pangkalan Kecamatan Lahat

Guna memastikan ketersediaan pasokan stok LPG subsidi di Kecamatan Lahat, Pertamina melalui Marketing Operation Region II

Dokumen Pertamina
LPG 3 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Guna memastikan ketersediaan pasokan stok LPG subsidi di Kecamatan Lahat, Pertamina melalui Marketing Operation Region II akan menggelar operasi pasar serentak pada Jumat, 23 Oktober 2020, mulai pukul 08.00 WIB di 16 pangkalan.

Region Manager Communication Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Dewi Sri Utami menjelaskan operasi pasar dilaksanakan bekerjasama antara Pertamina dengan pemerintah Kabupaten Lahat dan Hiswana Migas tersebut akan mendistribusikan total 4.980 tabung LPG Subsidi, dengan harga sesuai HET Kabupaten Lahat yakni Rp 15.650.

Dewi menambahkan dalam upaya pengawasan pendistribusian, Pertamina akan memberikan sanksi tegas hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) apabila ditemukan pangkalan yang menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Lahat.

Daftar 16 pangkalan yang akan melaksanakan operasi pasar adalah sbb :
No Nama Pangkalan Alamat
1 Yeni Indrawati Pasar Bawah Ulu
2 Dessy A Bandar Agung
3 Maulani RE Martadinata
4 Kartika Pasar Baru
5 Fadel Aginda Gunung Gajah
6 Asnawi Desa Tanjung Payang
7 Evi Karolin Desa Tanjung Payang
8 Sucianto Pasar Lama
9 Supani Basir Sekip Sidomulyo
10 Tatung Tende Lembanyung
11 Agung Lahat Tengah
12 Deny Armokho Jl. Sosial Gn Gajah
13 Kuswara Muara Siban
14 Linawati Jl. Kol Simbolon Gn Gajah
15 M. Ali Hanafiah Perumnas Slawi
16 Supandi Blok B Atas

Pertamina menghimbau agar masyarakat membeli LPG sesuai peruntukannya yakni sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, LPG 3 Kg Bersubsidi diperuntukan hanya bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro.

Sedangkan untuk usaha kecil, menengah, dan atas serta masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan LPG Nonsubsidi.

Adapun terkait informasi pembongkaran LPG 3 Kg secara serentak di beberapa pangkalan yang tersebar di sejumlah media, Pertamina menyayangkan beredarnya data tersebut, karena tidak valid dan masih mencantumkan data-data pangkalan yang telah di PHU atau pemutusan ijin usaha.

"Kami berharap masyarakat dapat memilah informasi dari sumber yang benar dimana informasi terkait pangkalan akan disampaikan secara resmi oleh Pertamina selaku kepada Badan Usaha pemegang lzin Usaha Niaga LPG Pendistribusian LPG ataupun melalui pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lahat”.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved