Bertambah 375 Halaman, Naskah UU Cipta Kerja Berubah Lagi Pasca Dipegang oleh Pemerintah

Pasca diserahkan DPR ke pemerintah, draf Undang-Undang Cipta Kerja kembali mengalami perubahan.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Anggota Polwan Polrestabes Palembang berbagi minuman air meneral kemasan botol kepada aksi massa buruh yang menggelar aksi unjukrasa menolak UU Cipta Kerja di Jalan POM IX depan DPRD Sumsel, Kamis (15/10/2020). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Pasca diserahkan DPR ke pemerintah, draf Undang-Undang Cipta Kerja kembali mengalami perubahan.

Tak tanggung-tanggung naskah mengalami penambahan sebanyak 375 halaman.

Sehingga total setebal 1.187 halaman.

Padahal draf final undang-undang tersebut setebal 812 halaman.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya membenarkan ada perubahan halaman draf UU Cipta Kerja usai dipegang oleh pemerintah.

"Itu perubahan format kertas disesuaikan dengan lembar negara, aku sudah cek ke Kementerian Sekretaris Negara.

Jadi format kertas disesuaikan dengan lembar negara," kata Willy saat dihubungi, Kamis (22/10/2020).

Meski ada perubahan halaman, kata Willy, tidak ada perubahan subtansi dari UU Cipta Kerja yang telah disahkan DPR bersama pemerintah saat rapat paripurna, hingga akhirnya diserahkan ke pemerintah

"Tidak ada subtansi yang berubah," ucap politikus NasDem itu.

Mengutip Kompas.com, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah telah menerima naskah Undang-Undang Cipta Kerja terbaru.

Wakil Ketua Umum MUI Muhyidin Junaidi mengatakan, naskah UU Cipta Kerja yang diterima tersebut setebal 1.187 halaman.

"Iya, MUI dan Muhammadiyah sama-sama terima yang tebalnya 1.187 halaman. Soft copy dan hard copy dari Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara)," kata Muhyidin kepada Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Diketahui sebelumnya, setidaknya ada lima draf yang beredar di publik.

Pertama RUU setebal halaman 1.028 pada Maret 2020. Kedua versi 905 halaman pada 5 Oktober 2020.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved