Breaking News:

Seleksi CPNS Musirawas, 253 dari 255 Formasi Terpenuhi

Dari 255 formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Musirawas tahun 2019, sebanyak 253 formasi terpenuhi.

SRIPOKU.COM / Ahmad Farozi
H Rudi Irawan Ishak Kepala BKPSDM Musirawas 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Dari 255 formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Musirawas tahun 2019, sebanyak 253 formasi terpenuhi.

Sementara dua formasi, yaitu formasi Sanitarian dan Guru kelas SD tidak terpenuhi.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musirawas H Rudi Irawan Ishak mengatakan, terpenuhinya 253 formasi CPNS Kabupaten Musirawas tersebut diketahui berdasarkan hasil proses rekonsiliasi integrasi nilai hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tahin 2019 yang dilakukan BKPSDM Musirawas bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.

"Proses rekonsiliasi integrasi hasil SKD dan SKB CPNS 2019 Kabupaten Musirawas telah dilakukan oleh BKN RI dan BKPSDM Musirawas pada 21 Oktober 2020 di Jakarta.

Insha Allah dari hasil rekonsiliasi integrasi tersebut akan terisi 253 formasi dari 255 formasi," kata H Rudi Irawan Ishak, kepada Sripoku.com, Kamis (22/10/2020).

Dikatakan, melihat dari jumlah formasi yang terpenuhi tersebut, yaitu sebanyak 253 dari 255 formasi, maka ada dua formasi yang tidak terpenuhi.

Formasi yang tidak terpenuhi tersebut adalah formasi Sanitarian dan Guru kelas SD.

"Untuk formasi Sanitarian, memang tidak ada yang mendaftar dan tidak ada yang lulus," katanya.

Sementara itu, setelah dinyatakan lulus SKB, peserta seleksi CPNS Kabupaten Musirawas ini langsung menjadi CPNS Kabupaten Musirawas.
Karena, setelah seleksi SKB tidak ada seleksi atau tes tambahan.

Para peserta yang lulus SKB ini hanya perlu melakukan pemberkasan ulang saja.

"Bagi yang lulus tes SKB dipastikan akan menjadi CPNS, karena tidak ada tes tambahan.
Kemudian setelah pemberkasan dilanjutkan dengan pengukuhan sebagai CPNS, dengan masa coba satu tahun tugas. Setelah itu baru diangkat menjadi PNS," kata H Rudi Irawan Ishak.

Ditambahkan, berdasarkan aturan dan kebijakan pemerintah pusat, bahwa setelah diangkat menjadi PNS, maka tak boleh mengajukan pindah tugas sebelum mengabdi minimal 10 tahun lamanya.

"Sebelum 10 tahun tugas tidak boleh mengajukan pindah tugas, kalau sudah lebih baru boleh mengajukan pindah tugas," katanya. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved